
Jakarta, Memo.co.id
Majelis Ulama Indonesia (MUI) bertidak tegas dan mengecam pelaksanaan Hari Tanpa Bra se- dunia. Trend wanita tanpa mengenakan Bra dalam waktru satu hari yang ada di Indonesia tersebut melanggar nilai dan norma kehidupan di tanah air.
” Dengan tegas, MUI bersikap mengecam pelaksanaan hari tanpa Bra se dunia ini,” kata Wakil Sekjen MUI Muhammad Zaitun Rasmin di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat
Baca Juga: Rahasia Kopi Hitam Tanpa Gula Manfaat Ajaib untuk Kesehatan
Menurut Wakil Sekretaris Jenderal MUI , hari tanpa bra merupakan budaya yang di buat oleh orang-orang yang tidak memiliki nilai-nilai agama yang kuat. “Astagfirullah, kita berharap di Indonesia umat tidak ikut-ikutan,” katanya
Zaitun mencontohkan bagaimana jika seorang perempuan yang tengah memakai pakaian serba ketat dan tipis, kemudian tidak mengenakan bra berjalan bebas di keramaian.
Baca Juga: Fesyen & Kecantikan Indonesia Mendunia! IFA 2025 Jadi Gerbang Menuju Pasar Global
Tentu bisa semakin membangkitkan nafsu kaum lelaki. Karenanya, dia mengimbau kepada umat muslim se-Indonesia agar tidak terjebak dengan budaya tersebut.
“Ulama harus menyadarkan kalau itu (tidak memakai bra) termasuk akhlak binatang,” tandasnya.
Seperti diketahui, setiap tanggal 13 Oktober diperingati sebagai hari tanpa bra sedunia.
Setiap wanita dianjurkan untuk melepas bra hari ini sebagai langkah untuk meminimalisasi kanker payudara yang menjadi momok mengerikan kaum hawa. (nu)












