Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Hari Kedua Ngantor, Walikota Vinanda Pastikan Kenaikan Insentif RT/RW dan Guru Ngaji

A. Daroini
×

Hari Kedua Ngantor, Walikota Vinanda Pastikan Kenaikan Insentif RT/RW dan Guru Ngaji

Sebarkan artikel ini

Kediri, Memo
Di hari kedua, Walikota Kediri Vinanda Prameswari, memastikan kenaikan insentif RT dan RW serta guru ngaji dalam program 100 hari . Tekat tersebut disampaikan dalam rangka menjalankan misi dan visi Kota Kediri MAPAN.

Di ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri, Selasa (4/3/2025) pagi. Mbak Wali, panggilan akrabnya turut memaparkan program 100 hari kerja. Ada peluncuran wadah aduan Lapor Mbak Wali hingga kenaikan insentif RT/RW, Posyandu dan Guru Ngaji.

Baca Juga: H2+1 Lebaran 1447 H Daop 7 Madiun Catat Berangkatkan Lebih  17 Ribu Penumpang Dihimbau Bawa Bagasi Sesuai Aturan

Secara gamblang, Mbak Wali membeberkan visi Kota Kediri Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni (MAPAN) dan Sapta Cita nya bersama Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin.

“Saya ingin memberi pemahaman tentang visi misi MAPAN dan Sapta Cita agar linier dengan program Asta Cita dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kalau tidak punya pemahaman yang sama maka akan sulit membangun Kota Kediri dan memberi pelayanan masyarakat. Tujuan utamanya untuk kesejahteraan masyarakat Kota Kediri,” ujar Mbak Vinanda.

Baca Juga: Sembunyian Aib, Camat Banyakan Hari Utomo Serahkan Uang Suap ke Kejaksaan

Visi MAPAN, beber Mbak Wali, pertama Kota Kediri Maju yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan ekonomi yang merata. Kedua, Kota Kediri yang Agamis dengan memperkuat kehidupan sosial yang berketuhanan dan kemanusiaan.

Lalu Kota Kediri Produktif mewujudkan produktivitas sumber daya manusia. Kota Kediri Aman, dengan meningkatkan tata kelola pemerintahan yang inovatif, responsif, dan berintegritas. Kota Kediri Ngangeni, mewujudkan kota yang rapi, indah, bersih, bertumpu pada pembangunan pariwisata dan lingkungan hidup berkelanjutan.

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

“Setelah ini masing-masing OPD bisa merancang program utamanya dan isunya apa. Nanti kita cari solusi bersama. Untuk kesejahteraan masyarakat harus kita utamakan,” jelasnya.

Kemudian ada program Sapta Cita. Pertama program MERATA RT/RW dengan dana maksimal 1 miliar per kelurahan untuk pembangunan dan perlindungan sosial RT/RW, menaikkan insentif RT/RW, menaikkan insentif Posyandu lansia dan balita, serta insentif guru ngaji.

Kedua, Produktif-Kreatif-Inovatif dengan BOSDA untuk pendidikan, beasiswa perguruan tinggi S1-S2-S3, beasiswa atlet berprestasi, serta bantuan modal dan perluasan pasar UMKM. Ketiga, Kediri City Tourism (D’CITO) dengan membangun icon Kota Kediri, membangun kawasan wisata kota, dan melestarikan budaya.

Keempat, lingkungan indah dan berkelanjutan dengan carbon trading project hijau penurunan CO2. Kelima, smart living dengan Hallo Warga, dokter keluarga, dan kota ramah disabilitas.

Keenam, pemerintahan Cepat-Tepat dengan pelayanan administrasi warga all in kelurahan, dan mobil pelayanan masyarakat. Ketujuh, Infrastruktur yakni dengan kawasan Islamic Center.

Di antara program-program tersebut, Mbak Wali telah memilih beberapa program prioritas di 100 hari kerja. Pertama kenaikan insentif RT/RW, Posyandu, dan guru ngaji. Lalu program pelestarian budaya. Ada juga program Lapor Mbak Wali, dimana masyarakat bisa memberikan masukan dan melaporkan aduan melalui aplikasi ini.

Kemudian terkait project hijau dengan penanaman 10.000 pohon. Ada juga perhatian khusus untuk UMKM.“Itu adalah program yang masuk 100 hari kerja. Saya juga tekankan untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat kita bisa mulai dari lingkungan kerja kita. Saya juga harus pastikan agar lingkungan kantor kita ini sudah ramah disabilitas nanti akan saya cek,” imbuhnya. (KD)