Example floating
Example floating
NGANJUK

Hari Ini Kang Marhaen Serahkan Bantuan Bedah Rumah Di Takat Kampungbaru

Mulyadi Memo
×

Hari Ini Kang Marhaen Serahkan Bantuan Bedah Rumah Di Takat Kampungbaru

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO – Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH) milik Mbah Karsi ,85, warga Dusun Takat RT 06 RW 08 Desa Kampungbaru Kecamatan Tanjunganom pada siang hari ini ( Rabu,01/10/2025) sekitar pukul 10.00 WIB akan dikunjungi Bupati Nganjuk Marhaen Jumadi.

Kunjungan Kang Marhaen panggilan akrab Bupati Nganjuk dalam rangka penyerahan bantuan bedah rumah dari  Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas) Cabang Nganjuk dan PT Irfai Berkah Sejahtera.

Baca Juga: PC Muhammadiyah Kertosono Besok Tunaikan Sholat Ied Di Lima Titik

Besaran bantuan bedah rumah diinformasikan akan diserahkan hari ini kepada Mbah Karsi sebesar Rp 20 juta. Dari total bantuan tersebut bersumber dari dua anggaran. Untuk CSR dari PT Irfai Berkah Sejahtera mengalokasikan bantuan sebesar Rp 10 juta. Sedangkan dari Baznas mengalokasikan bantuan sebesar Rp 10 juta.

Baca Juga: Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemkab Nganjuk

” Bantuan dari Baznas kita alokasikan sebesar sepuluh juta. Begitu juga dari CSR perusahaan properti juga sepuluh juta. Jadi totalnya dua puluh juta. Hari ini secara simbolis akan diserahkan langsung oleh Bupati,” terang Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr.H.Zainal Arifin,M.PdI.

Baca Juga: SDP Ngudo Roso , 2026 Tahun Tantangan Untuk Desa

Untuk diketahui, rumah tidak layak huni milik Mbah Karsi kondisinya memang sangat memperihatinkan. Rumah berukuran 6 x 4 meter yang sudah berumur puluhan tahun itu berdinding sulaman anyaman bambu ( gedek,red) berlantai tanah liat.

Mirisnya lagi, di rumah reyot yang dihuni oleh empat anggota keluarga. Terdiri dari anak, menantu dan satu cucu tidak dilengkapi ruang tamu juga kamar tidur.

” Dapur kamar tidur dan ruang tamu jadi satu,” terang Kepala Dusun Takat , Suharno saat ditemui di lokasi bedah rumah.

Dikatakan juga oleh Suharno direncanakan untuk giat bedah rumah akan dimulai pada Minggu pertama bulan ini.

” Pembongkaran rumah dilakukan gotong royong lingkungan. Untuk pelaksanaan pembangunan tetap menggunakan tukang,” imbuh Suharno.(Adi)