
Jakatrta, Memo.co.id
Calon Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno, mengkritik pengamat ekonomi yang selalu mkenyelahkan Presiden Jokowi, setiap kali ada kenaikan harga sembako, khususnya di Jakarta. ” tidak tepat jika persoalan terkait kenaikan harga sembako, yang dinilainya sebagai salah satu masalah di Ibu Kota, hanya dibebankan kepada Presiden Joko Widodo,” kata calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.
Menurut Wakil pasangan calon Gubernur Anies Baswedan ini, masih ada kesempatan bagi seorang Gubernur untuk mengatasi persoalan naiknya sembako di Jakarta. Bagi pemerintah provinsi, ada cara untuk menghadirkan solusi harga sembako. Jadi setiap kali kenaikan bahan pokok, jangan selalu menyalahkan Pak Jokowi,” ujar Sandiaga Uno.
Katanya, sudah saatnya para kepala daerah menyiapkan pendekatan yang inovatif untuk menanggulangi kenaikan harga sembako yang kerap terjadi setiap tahun di sejumlah daerah, termasuk DKI Jakarta. Ini bukan masalah Presiden dan menteri menterinya saja. Tapi juga pemimpin di tingkat propinsi.
” Misalnya saja, sebuah kondisi tentang kenaikan harga sembako ini. Harga bawang di Brebes Rp6.000 sampai Rp9.000, begitu sampai di Jakarta jadi Rp42.000? Harga daging sapi di Kuala Lumpur dan di Singapura bahkan bisa lebih murah dibandingkan di Jakarta, padahal di sana tidak ada peternakan. Jadi ini perlu pendekatan yang inovatif,” katanya.
Baca Juga: Harga Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diperkirakan Rp250 Ribu
“Jadi sekarang ini, kita jangan melihat apa yang pemerintah pusat bisa lakukan untuk pemerintah daerah. Tapi di sini adalah apa yang dapat kita lakukan untuk negara atau pemerintah pusat,” katanya. (nu)












