Namun, negara itu masih belum berhasil meredam kekejaman yang terus merebak. Meskipun Haiti telah meminta bantuan pasukan multinasional yang dipimpin Kenya, situasi di lapangan menunjukkan tanda-tanda yang tidak membaik.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sudah berulang kali memperingatkan bahwa otoritas negara di Haiti sedang runtuh, dengan para geng kini menguasai lebih dari 90 persen wilayah ibu kota.
Dengan jumlah korban tewas yang mencapai 3.141 orang di paruh pertama tahun ini, setiap laporan baru adalah pengingat betapa gentingnya situasi ini. PBB pun mengutuk keras serangan tersebut, menyerukan negara-negara di dunia untuk mempercepat bantuan logistik, personel, dan pendanaan bagi misi keamanan.












