Subdit Jatanras Polda Banten bersama Satreskrim Polresta Tangerang berhasil mengamankan kelompok berandalan yang meresahkan masyarakat pada Minggu (19/12/2021) sekitar pukul 05.00 WIB.
Polisi mengamankan belasan pemuda dan penggeledahan di tiga titik. Dalam penggeledahan juga ditemukan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam yang akan digunakan dalam aksi.
“Kami berhasil mengamankan sejumlah berandalan jalanan yang meresahkan masyarakat di 3 titik. Berawal dari ajakan live streaming yang disiarkan di Instagram All Star. Motifnya adalah untuk melakukan aksi kekerasan antar kelompok berandalan,” ujar Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga, Senin (20/12/2021).
Baca Juga: Sembunyian Aib, Camat Banyakan Hari Utomo Serahkan Uang Suap ke Kejaksaan
Di titik pertama, polisi mengamankan 16 orang pemuda termasuk ketua geng jalanan AM (17) yang tergabung dalam geng bernama All Star di sebuah perumahan berlokasi di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. Belasan pemuda itu didominasi oleh anak-anak. Dalam pengamanan itu polisi juga berhasil mengamankan admin Instagram MEF (17), FR (17).
“Ketiganya aktif dalam memprovokasi untuk mengundang pergerakan dari mereka ke sasaran-sasaran lainnya,” lanjut Shinto.
Kemudian dalam penggeledahan, penyidik juga menemukan 3 bilah pedang panjang, 1 bilah golok sisir, 4 bilah celurit besar, 5 unit hp, dan 3 unit motor. Senjata tajam tersebut adalah milik SI (17), RAA (16), FH (16), dan BAW (15).
Baca Juga: Menteri Imigrasi Diminta Pimpin Investigasi Dugaan Kekerasan Oknum Petugas Lapas Kediri
Kata Shinto, ketujuh member tersebut dilakukan penahanan dengan ketentuan sistem peradialan pidana anak yaitu 8 hari penahanan pertama diperpanjang 7 hari penahanan berikutnya.
“Setelah menemukan kita melakukan penyitaan terhadap senjata-senjata tajam itu. Terhadap 7 member dari All Star dilakukan penetapan tersangka dan berlaku penahanan dengan ketentuan sistem peradilan pidana anak,” kata Shinto.
Di titik kedua, polisi berhasil mengamankan 4 orang yang berada di pondok angkringan yang terletak di Cisoka. Keempatnya berasal dari geng Bikini Bottom yakni ketua kelompok AKW (21), admin media sosial Bikini Bottom AM (19), BW (17) dan AG (20).












