Example floating
Example floating
Home

Generasi Muda Golkar Sarankan Agar Setya Novanto Mundur dari Jabatannya – Karena Sakit dan Kasus di KPK

A. Daroini
×

Generasi Muda Golkar Sarankan Agar Setya Novanto Mundur dari Jabatannya – Karena Sakit dan Kasus di KPK

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Memo.co.id

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum

Inisiator Generasi Muda Partai Golkar ( GMPG) Mirwan BZ Vauly menyarankan agar Ketua Umum Partai GolkarSetya Novanto fokus pada kondisi kesehatannya dan legawa melepaskan posisi jabatannya.

Novanto, yang juga tengah menghadapi proses hukum sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP, kini tengah dalam kondisi sakit.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

“Akan sangat bijaksana jika Idrus Marham selaku Sekjen Partai Golkar memberikan pemahaman dan membacakan kondisi real partai kepada Setya Novanto, agar ia lebih memilih fokus dan tenang memikirkan dirinya dulu, dan legowo melepaskan Partai Golkar disegarkan oleh kawan-kawan yang lain,” kata Mirwan melalui keterangan tertulis, Senin (18/9/2017).

Apalagi, kata Mirwan, Golkar akan segera menghadapi tahun politik sehingga butuh melakukan persiapkan matang.

Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap

Dengan kondisi yang tengah dihadapi Novanto saat ini, menurut dia, dikhawatirkan akan membawa dampak elektoral yang buruk bagi partai.

Mirwan menyayangkan pihak-pihak yang masih menyemangati Novanto untuk bertahan di posisinya saat ini.

Jika situasi dibiarkan seperti saat ini, kata dia, maka baik Novanto maupun partai akan menjadi sandera politik. Hal itu tak baik bagi keduanya.

“Di tengah serbuan caci maki rakyat yang makin meluas, Setya Novanto tentu membutuhkan ketenangan menghadapi tuntutan hukum maupun tuntutan kesehatannya,” kata Mirwan.

Ketua DPR yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto akan menjalani operasi, Senin (18/9/2017) pagi, di RS Premiere Jatinegara, Jakarta Timur. Operasi yang akan dijalaninya pagi ini terkait kondisi jantungnya.

Tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP itu akan menjalani tindakan kateterisasi jantung.

Awalnya, Novanto dirawat di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta Pusat. Dokter menyarankan tindakan kateterisasi karena adanya gejala disfungsi jantung Novanto.

Adapun pada Senin hari ini, adalah jadwal pemanggilan kedua Novanto sebagai tersangka kasus e-KTP.

Ia tak hadir pada pemanggilan pertama karena kondisi kesehatan yang menurut Idrus Marham tak memungkinkan untuk hadir dalam pemeriksaan.