Inter Milan berhasil memenangkan pertandingan melawan Feyenoord dengan skor 2-0 di babak 16 besar Liga Champions. Pertandingan sengit ini berlangsung di markas Feyenoord, De Kuip, pada Kamis (6/3/2025) dini hari.
Kemenangan Inter Milan diraih berkat gol-gol yang diciptakan oleh Marcus Thuram pada menit ke-38 dan Lautaro Martinez pada menit ke-60. Simone Inzaghi, pelatih Inter Milan, sangat mengapresiasi performa timnya yang solid dan terorganisir dalam pertandingan tersebut.
Baca Juga: Meski Tersingkir Secara Dramatis, Harry Kane Beri Pengakuan Mengejutkan Soal Performa Bayern
“Mereka bermain luar biasa, tidak mudah untuk meraih kemenangan di stadion ini,” ungkap Simone Inzaghi kepada Prime melalui FCInterNews. Ia juga mengakui bahwa Feyenoord memberikan perlawanan yang ketat di awal pertandingan dan sempat membuat Inter kesulitan.
“Kami sempat kesulitan dalam mengalirkan bola, tetapi kami sadar bahwa bermain di stadion seperti ini akan penuh tantangan,” jelasnya. Seiring berjalannya waktu, anak asuh Inzaghi berhasil menemukan ritme permainan yang tepat.
Baca Juga: Bentrok Kontroversial! Tekel Brutal Warnai Hasil Imbang Arsenal vs Brentford
Menurutnya, dua gol yang berhasil dicetak oleh timnya sangat membantu dalam mengamankan kemenangan. “Kami berhasil meraih kemenangan di pertandingan ini,” katanya.
Setelah kemenangan ini, Inter Milan akan mempersiapkan diri untuk pertandingan leg kedua Liga Champions yang akan digelar di kandang mereka, San Siro, pada Selasa mendatang.
“Sekarang kami harus fokus pada pertandingan leg kedua, dengan pertandingan liga yang juga menanti. Ini adalah tantangan, tetapi saya sangat puas dengan penampilan para pemain,” tuturnya.
Di sisi lain, Robin van Persie, pelatih Feyenoord, merasa kecewa dengan hasil pertandingan tersebut. Padahal, timnya sempat memberikan tekanan di awal pertandingan.
“Di babak pertama, kami bermain cukup baik dan memberikan tekanan kepada mereka, tetapi kami tidak mampu menciptakan peluang yang berbahaya,” ujar Van Persie kepada Ziggo Sport. Ia menyayangkan timnya kebobolan terlebih dahulu, yang berdampak pada menurunnya semangat juang tim.












