Kegiatan Suran Agung Tahun ini, selain dihadiri Walikota Madiun(Maidi) dan Bupati Madiun(Hari Wuryanto) beserta jajarannya, juga turut hadir Gubernur Jawa Timur(Khofifah Indar Parawansa).
Dalam pidatonya, Gubernur Jawa Timur mengapresiasi proses regenerasi di tubuh PSHW-TM yang dinilainya luar biasa. Menurutnya, para pendekar muda tidak hanya dibekali keterampilan pencak silat, namun juga dibentuk karakter, mental, spiritual dan akhlak karimah, serta nilai ke-Indonesiaan. Hal itu akan jadi pilar penguat tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Walikota Madiun(Maidi) menambahkan, memberikan apresiasi yang tinggi akan kegiatan Suran Agung ke-122 ini dan kepada seluruh Pendekar 14 Perguruan Pencak Silat yang terus menjaga keamanan dan kondusivitas di Kota Pendekar(Madiun). (Candra )












