Example floating
Example floating
Home

Gedung Onkologi Baru di Klaten: Harapan Baru untuk Perang Melawan Kanker di Indonesia

Avatar
×

Gedung Onkologi Baru di Klaten: Harapan Baru untuk Perang Melawan Kanker di Indonesia

Sebarkan artikel ini

MEMO – Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyatakan bahwa pembangunan Gedung Onkologi di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, Klaten, Jawa Tengah, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi pasien kanker. Kanker diketahui sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Dalam pernyataannya yang diterima di Jakarta pada Jumat, Menkes menyebutkan bahwa kanker saat ini menempati urutan ketiga sebagai penyakit mematikan di Indonesia. Mirisnya, jumlah kasus terus bertambah akibat deteksi dini yang seringkali terlambat dilakukan.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

“Jika kanker dapat dideteksi lebih awal menggunakan teknologi yang tersedia sekarang, peluang untuk sembuh akan jauh lebih besar,” ungkap Menkes saat menghadiri acara peletakan batu pertama Gedung Onkologi RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro.

Menkes menegaskan bahwa deteksi dini merupakan langkah utama untuk menekan angka kematian akibat kanker. Untuk itu, tidak hanya rumah sakit besar milik pemerintah, tetapi juga rumah sakit daerah akan dilengkapi dengan peralatan medis yang mendukung deteksi dini. Ia berharap dengan adanya fasilitas ini, tingkat kesembuhan pasien kanker di Indonesia dapat meningkat signifikan.

Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap

Desain Gedung Onkologi yang sedang dibangun juga mendapat apresiasi dari Menkes. Menurutnya, gedung tersebut dirancang dengan sangat baik dan akan dilengkapi dengan teknologi medis terkini. Selain untuk pengobatan, alat-alat tersebut juga akan digunakan untuk deteksi dini dan layanan patologi anatomi yang sesuai dengan standar internasional.

“Kami memastikan alat-alat deteksi ini memiliki kualitas terbaik agar mampu mendeteksi kanker secara lebih dini. Dengan teknologi yang canggih, pengobatan bisa dilakukan lebih efektif,” jelas Menkes.

Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan

Menkes berharap pembangunan Gedung Onkologi ini dapat memberikan layanan kesehatan kanker yang lebih menyeluruh, tidak hanya untuk masyarakat Klaten dan sekitarnya, tetapi juga bagi pasien dari seluruh wilayah Indonesia.

“Perawatan kanker membutuhkan kolaborasi berbagai spesialis, mulai dari ahli bedah, patologi anatomi, hingga onkologis. Pengobatan yang efektif hanya bisa dicapai jika para ahli bekerja sama untuk memberikan perawatan terbaik kepada pasien,” tuturnya.

Dengan hadirnya Gedung Onkologi ini, Menkes optimistis kualitas pelayanan kanker di Indonesia akan semakin membaik, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pasien untuk mendapatkan pengobatan yang maksimal.