Kediri, Memo | – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, atau akrab disapa Mbak Vinanda, menyatakan optimismenya terhadap dampak positif kehadiran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA). Program ini menjadi salah satu prioritas utama pasangan Wali Kota Vinanda Prameswati dan Wakil Wali Kota Qowimuddin Thoha dalam mewujudkan peningkatan kualitas pendidikan di Kota Kediri.
BOSDA adalah inisiatif pendanaan dari Pemerintah Kota Kediri yang dirancang untuk mendukung operasional sekolah, berfungsi sebagai pelengkap dan pengisi celah dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dialokasikan pemerintah pusat. Tujuannya jelas, untuk memastikan setiap aspek pendidikan di Kota Kediri mendapatkan dukungan finansial yang memadai.
Baca Juga: Malam Tahun Baru di Kediri, Peresmian Jalan Stasiun dan 2.000 Porsi Pecel Gratis
Penggunaan Dana BOSDA dan Prinsip Transparansi
Mbak Vinanda menjelaskan bahwa dana BOSDA memiliki cakupan penggunaan yang luas. Dana ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan sarana prasarana pembelajaran, mendorong digitalisasi dan literasi di sekolah, serta mendukung berbagai kegiatan minat dan bakat peserta didik.
Secara lebih rinci, BOSDA bisa dialokasikan untuk belanja pegawai, termasuk honorarium bagi pendidik dan tenaga kependidikan yang belum terakomodir oleh BOS Reguler. Selain itu, dana ini juga bisa digunakan untuk belanja barang/jasa, serta belanja modal.
Baca Juga: Wujud Kepedulian Sosial, KAI Daop 7 Madiun Sepanjang Tahun 2025 Salurkan Dana Sosial Rp 778 Juta
“BOSDA ini harus dikelola secara transparan, efisien, dan efektif, serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Mbak Vinanda di Kota Kediri, Kamis (29/5/2025). Ia juga mengingatkan agar dana BOSDA tidak digunakan untuk membiayai kegiatan yang sudah didanai oleh BOS Pusat atau sumber lain (menghindari double accounting), maupun untuk kegiatan yang tidak menjadi prioritas atau memerlukan biaya besar. Ini menunjukkan komitmen kuat terhadap pengelolaan anggaran pendidikan yang akuntabel.
Harapan Besar untuk Pendidikan Gratis dan Kesejahteraan
Wali Kota berharap, program BOSDA akan meringankan beban masyarakat, mewujudkan pendidikan gratis sepenuhnya, dan secara signifikan meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Kediri. “Apalagi, tidak ada lagi pungutan biaya pendidikan kepada peserta didik, khususnya bagi keluarga kurang mampu. Lalu sudah tidak ada lagi ijazah yang tertahan di sekolah swasta, serta peningkatan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan,” ujarnya, menyoroti sejumlah masalah krusial yang diharapkan dapat teratasi.












