Gadis remaja berusia 16 tahun berinisial RS, tewas usai bertabrakan dengan ambulans milik sebuah ormas. Gadis asal Kalurahan Srimartani, Piyungan ini menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit, Selasa (15/3/2022) sore.
Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor korban dengan mobil ambulans tersebut, terjadi di ruas Jalan Prambanan-Piyungan. Tepatnya di depan Toko Cahaya Buah di Dusun Jlatren, Kalurahan Jogotirto, Kapanewon Berbah.
Kapolsek Berbah, Kompol Parliska Febrianto membenarkan adanya kecelakaan maut tersebut. Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah, sepeda motor bernomor polisi AD 6146 JJ dam mobil ambulans bernomor polisi AB 1141 FB.
” Kecelakaan tersebut karena pengendara kurang hati-hati,” kata Parliska, Selasa (15/3/2022) malam. Kecelakaan tersebut bermula ketika mobil ambulans yang dikemudikan Fajar Aditya Nugraha (21) warga Padukuhan Ngleri Wetan RT 20 RW 5 Kalurahan Ngleri, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunung Kidul baru saja pulang mengantar pasien.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Ambulans tersebut melaju di Jalan Prambanan-Piyungan, yakni melaju dari arah utara menuju ke selatan. Selain sopir, mobil ambulans tersebut juga ada Supriyanto (35) warga Cempoko Jajar RT 3 Kalurahan Sitimulyo Piyungan Bantul. “Mobil ambulans tersebut dalam kosong tidak membawa pasien,” ungkap dia.
Ambulans ini baru saja mengantarkan pasien ke Rumah Sakit PDHI di Jalan Solo. Mobil ambulans tersebut berjalan dengan kecepatan sedang, dan tidak menyalakan lampu rotator ataupun sirine.












