NGANJUK,MEMO – Halaman parkir Kantor Desa Kampungbaru ,Tanjunganom, Nganjuk pada hari ini ( Selasa,4/03/2025) tidak seperti biasanya. Tepat pukul 14.30 WIB siang tadi, ada dua unit mobil plat merah dan satu unit mobil plat putih parkir berjajar persis di selatan pendopo balai desa.
Dari pantauan wartawan MEMO dua mobil plat merah jenis toyota merk Inova warna hitam tersebut terlihat jelas nomor polisinya yaitu L 1599 HP dan L 1653 HP. Sedangkan untuk mobil plat warna putih bernopol N 1275 GC.

Tidak kurang dari 8 orang memakai seragam coklat dan hitam putih serta berpakaian preman bergegas masuk ruang kerja kepala desa dengan membawa tas besar. Dimungkinkan berisi dokumen penting.
Baca Juga: PC Muhammadiyah Kertosono Besok Tunaikan Sholat Ied Di Lima Titik
Hampir dua jam lebih rombongan berada di ruang kerja kepala desa. Begitu keluar dari ruangan rombongan tersebut langsung menuju jalan aspal lapen yang baru saja selesai dibangun yang lokasinya persis berada di depan balai desa setempat.

Baca Juga: Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemkab Nganjuk
Dengan membawa alat pengukur jalan ( meteran dorong) dan alat ukur manual rombongan melakukan cek fisik aspal .Mulai dari ketebalan aspal juga lapisan dasar aspal.
Dibantu pelaksana kegiatan ( PK) desa , tim sibuk mengukur dan mencatat hasil cek fisik tersebut. Ada satu orang memakai seragam kaos putih lengan panjang celana jeans biru dongker bertopi hitam dengan logo BPK memberi perintah PK untuk menggali aspal di dua titik.
Dari situ baru diketahui ternyata rombongan delapan orang tersebut berasal dari tim audit dari BPK dan Inspektorat Propensi Jawa Timur.
Diinformasikan,tujuan kedatangan mereka guna lakukan pemeriksaan kegiatan fisik berupa rehabilitasi jalan desa yang di danai melalui bantuan khusus ( BK ) APBD Propensi Tahun Anggaran 2024.
Untuk diketahui volume pekerjaan rehabilitasi jalan desa tersebut mencapai 3 kilometer. Dengan pagu anggaran cukup fantastis yaitu senilai Rp 500 juta.Sementara sistim pelaksanaanya melibatkan pihak ke tiga pemenang lelang.

” Kami menghormati tugas dan wewenang BPK memiliki fungsi operatif, yudikatif, dan advisory,” kata Kades Kampungbaru Susilo Dwi Prasetyo.
Yang pasti masih kata Susilo , BPK berperan untuk memastikan pengelolaan keuangan negara dapat terwujud untuk mencapai masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera. Oleh sebab itu pemerintah ditingkat desa harus dukung sepenuhnya peran BPK.
” Konskwensi nya pemdes penerima bantuan keuangan harus siap diawasi dan diaudit oleh lembaga negara. Ini sebagai bentuk tanggungjawab desa,” ungkap Susilo juga.
Sementara itu saat tim auditor selesai melaksanakan proses pemeriksaan dan akan dimintai klarifikasi oleh wartawan MEMO yang bersangkutan tidak bersedia memberikan tanggapan apapun dari hasil pemeriksaan tahap awal.
Untuk diketahui, pemeriksaan BPK dan Inspektorat Jawa Timur terkait dana BK Jawa Timur Tahun Anggaran 2024 hari ini ( Selasa, 4/03/2025) secara bersamaan ada 4 desa. Yaitu Desa Pesudukuh Kecamatan Bagor, Desa Kweden Kecamatan Ngetos, Desa Kenddalrejo Kecamatan Bagor dan Desa Kampungbaru Kecamatan Tanjunganom. ( adi )












