“Harapannya, produk unggulan Bojonegoro dapat dikenal oleh negara-negara lain, dan terjalin kerjasama usaha yang berkelanjutan, saling menguntungkan, serta bermanfaat untuk pengembangan usaha UMKM dan peningkatan pendapatan serta lapangan kerja,” ujarnya. [ai/nn]
- “Keindahan dan Keberagaman Budaya Bojonegoro Dikenal Dunia Melalui B-TIFF 2023” Acara Bojonegoro Thengul International Folklore Festival (B-TIFF) 2023 telah berhasil memperkenalkan keindahan dan keberagaman budaya Bojonegoro ke panggung internasional.
- Dengan kehadiran delegasi dari berbagai negara, termasuk India, Mexico, Slovenia, dan Uzbekistan, serta partisipasi budaya lokal dari Rampoe Aceh, festival ini menjadi ajang penting untuk mempromosikan produk unggulan dan ekonomi kreatif UMKM dari Bojonegoro.
2. “Dampak Positif B-TIFF 2023: Peningkatan Peluang Kerjasama dan Pengembangan UMKM” Tidak hanya menjadi pameran budaya dan produk lokal, B-TIFF 2023 juga memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM Bojonegoro.
Dengan adanya kesempatan untuk berdemonstrasi dan memamerkan produk unggulan langsung kepada delegasi internasional, banyak pelaku UMKM yang melihat peluang kerjasama usaha yang berkelanjutan.
Di samping itu, acara ini juga berpotensi meningkatkan pendapatan dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Bojonegoro.
Baca Juga: Kejari Kota Kediri Mutasi, Theresia Tri Widorini Geser Berganti Rivo Chandra Makarupa
3. “Berbekal B-TIFF 2023, Bojonegoro Siap Menjadi Destinasi Pariwisata Budaya Unggulan” Prestasi sukses B-TIFF 2023 telah membuka jalan bagi Bojonegoro untuk menjadi destinasi pariwisata budaya unggulan.
Pengenalan dan apresiasi terhadap keindahan batik, ledre, mie pangsit, dan produk unggulan lainnya menarik minat wisatawan dari berbagai negara.
Dengan potensi ekonomi kreatif yang semakin terbuka, Bojonegoro dapat menjadi tujuan wisata yang menarik dengan menonjolkan budaya dan kearifan lokal yang khas.












