Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Epilepsi Kumat , Nyawa Melayang

A. Daroini
×

Epilepsi Kumat , Nyawa Melayang

Sebarkan artikel ini
epilepsi

epilepsi

Kediri, Memo.co.id

Baca Juga: Sidang Tipikor Ungkap Perusahaan Anggota DPRD dari PDIP Kediri, Borong Proyek Konsumsi hingga Laptop

Warga Desa Karangtalun Kecamatan Keras Kabupaten Kediri, Minggu (7/5/17) dihebohkan dengan penemuan mayat seorang perempuan di saluran irigasi.

Mayat yang ditemukan di irigasi itu diketahui bernama Surini (44) warga Dusun Margojoyo Rt12 Rw. 08, Desa Jabang Kecamtan Kras Kabupaten Kediri.

Baca Juga: Pengakuan Mantan Dosen Uniska Kediri Jadi Otak Manipulasi Nilai Seleksi Perangkat Desa

Penemuan mayat korban berawal, ketika Mulyadi (60) warga Desa Karangtalun Kecamatan Keras sekitar pukul 11.00 wib sehabis pulang dari sawah yang hendak mencuci kaki dan tangan disaluran irigasi tanpa sengaja ia melihat ada sesosok mayat yang tersangkut di ranting bambu.

Melihat penemuan mayat tersebut akhirnya Mulyadi memberitahukan kepada temanya Amin kemudian dilaporkan ke Kepala Desa Karangtalun dan diteruskan ke Polsek Keras.

Baca Juga: Kepala Dinsos Menyerah, Paska Ancaman Demo Puluhan Kepala Desa se Kecamatan

Mendapatkan laporan tersebut Anggota Polsek Keras langsung meluncur ke TKP.Sesampai di TKP warga sudah berkerumun untuk melihat mayat tersebut , kemudian Petugas memasang Police Line untuk melakukan penyelidikan.

Menurut adik ipar korban Rudi Hartoyo (36) mengatakan, kakak ipar saya meninggalkan rumah sejak hari Jumat, (5/5/17) sekitar pukul13.00 Wib, ia berpamitan akan mencari rumput namun hingga hari Sabtu tidak kembali sehingga pihak keluarga berusaha untuk mencarinya namun hanya menemukan keranjang rumput yang terletak dipinggir Bendungan Desa Karangtalun.

“Korban memang mempunyai penyakit epilepsi yang masih sering kambuh,”ujar Rudi.

Kassubag Humas Polres Kediri AKP Bowo Wicaksono mengungkapkan,”korban tewas akibat penyakit epilepsi yang kambuh dan diperkirakan jatuh di saluran bendungan.

“Dalam pemeriksaan petugas, tidak ditemukan adanya tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban,korban murni meninggal akibat penyakit epilepsi,”pungkas AKP Bowo.(eko)