Example floating
Example floating
Peristiwa

Dukono “Batuk” Asap Raksasa, Abu Vulkanik Setinggi Langit

Avatar
×

Dukono “Batuk” Asap Raksasa, Abu Vulkanik Setinggi Langit

Sebarkan artikel ini

MEMO – Kabar terkini datang dari Halmahera Utara, Maluku Utara, di mana Gunung Dukono kembali menunjukkan aktivitasnya. Gunung api aktif ini mengalami erupsi dan menyemburkan abu vulkanik yang mencapai ketinggian fantastis, yakni 1.000 meter di atas puncak gunung. Informasi penting ini disampaikan langsung oleh petugas pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono, Bambang Sugiono.

“Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.05 WIT pagi tadi. Benar, ketinggian kolom abu yang terpantau mencapai kurang lebih 1.000 meter,” jelas Bambang Sugiono dalam keterangannya pada hari Minggu, 20 April 2025.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

Kolom abu yang terbentuk terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan tingkat ketebalan yang signifikan dan pergerakannya cenderung mengarah ke timur. Lebih lanjut, Bambang mengungkapkan bahwa erupsi ini berhasil terekam oleh alat seismograf yang berada di Pos PGA Desa Mamuya, Kecamatan Galela, dengan amplitudo maksimum mencapai 22 mm dan durasi selama 59,19 detik.

Bambang menjelaskan bahwa saat ini, kondisi Gunung Dukono yang memiliki ketinggian 1.087 meter di atas permukaan laut masih berada dalam status Level II atau Waspada. Mengingat status tersebut, masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Gunung Dukono, termasuk para pendaki dan wisatawan, sangat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pendakian dan menjauhi area kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer.

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

“Mengingat letusan yang disertai abu vulkanik terjadi secara periodik dan penyebaran abu sangat bergantung pada arah serta kecepatan angin, maka area yang terdampak abu pun tidak bersifat tetap,” imbuhnya.

Sebelumnya, berdasarkan data dari Pos Pengamatan Gunung Api, tercatat sejak hari Sabtu pukul 00.01 WIT telah terjadi sebanyak 252 kali letusan. Ketinggian kolom abu vulkanik yang dihasilkan bervariasi antara 800 meter hingga 1.000 meter di atas puncak kawah.

Baca Juga: Duka Bencana Petang Di Kepuhkembeng Jombang Puting Beliung Rusak Rumah Musala Dan Warung Kopi Hingga Warga Alami Trauma

Rincian data letusan mencakup jumlah 252 kejadian dengan amplitudo berkisar antara 6 hingga 34 mm dan durasi antara 30,92 hingga 92,69 detik. Sementara itu, aktivitas tektonik lokal tercatat sebanyak 1 kejadian dengan amplitudo 8 mm, selisih gelombang S-P 8,91 detik, dan durasi 40,64 detik.

Untuk aktivitas tektonik jauh, tercatat 2 kejadian dengan amplitudo antara 7 hingga 20 mm, selisih gelombang S-P antara 13,77 hingga 24,07 detik, dan durasi antara 46,45 hingga 73,77 detik. Selain itu, tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo antara 1 hingga 5 mm (dominan 3 mm). Secara visual, Gunung Dukono terlihat jelas, namun tertutup kabut dengan intensitas 0-I hingga 0-II, bahkan mencapai 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan ketinggian antara 100 meter hingga 900 meter di atas puncak kawah.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di sekitar Gunung Dukono untuk senantiasa menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut agar dapat digunakan sewaktu-waktu dibutuhkan. Langkah ini penting untuk menghindari potensi bahaya abu vulkanik terhadap sistem pernapasan,” pungkasnya.