Dan benar, persis hari Selasa pagi ( 20/05/2025) sekitar pukul 05.00 WIB ,Radeva dibawa lagi ke RSUD Dr,Soetomo untuk menjalani pemeriksaan untuk yang ke tiga kalinya.
Namun sayangnya kontrol ke 3 pihak rumah sakit tidak bisa menangani Radeva alias batal dengan alasan tertentu. Akhirnya jadwal pemeriksaan memasuki yang ke 4 kalinya ditunda satu minggu lagi tepatnya pada tanggal 27/05/2025.

Sesuai jadwal yang sudah dikeluarkan oleh pihak rumah sakit bahwa di pemeriksaan ke 4 Minggu depan, Radeva akan menjalani pemeriksaan di ruang Laboratorium Rekam Otot ( EMG) sekitar pukul 08.30 WIB.
Baca Juga: 6 Tahun Jalan Desa Jeblok, Warga Tempel Nekat Gelar Aksi Tanam Ratusan Pohon Pisang Di Jalan
” Mudah mudahan proses penyembuhan anak saya diberi jalan kemudahan ,” harapan besar Fitriani untuk buah hatinya.
Untuk diketahui juga bahwa perjuangan Kuswantoro – Fitriyani untuk menemukan jalan kesembuhan buah hatinya ( Radeva) patut diacungi jempol. Dan bisa menjadi suri tauladan bagi khalayak awam.
Baca Juga: Kondisi Situs Peradaban Jawa Kuno Di Baron Kurang Terawat, Begini Tanggapan Pemerhati Budaya....
Tentunya tentang kegigihan dan tanggungjawab seorang Kuswantoro selama mengejar harapan besar atas kesembuhan anaknya.

Dua kali pemeriksaan Radeva ke RSUD Dr,Soetomo bapak empat anak ini perjalanan menuju kota pahlawan Surabaya harus diguyur hujan kepanasan dengan membawa dua anak balitanya dengan mengendarai sepedamotor bututnya.
Kedengarannya miris, namun demi si buah hati , Kuswantoro tidak patah semangat pada waktu itu.
Namun setelah muncul pemberitaan di media , akhirnya untuk pemeriksaan ke 3 , Radeva mendapatkan perhatian khusus dari pihak desa setempat difasilitasi mobil untuk mengantar keluarga miskin ini ke RSUD Dr,Soetomo. ( Adi )












