KEDIRI, Memo – Persebaya Surabaya kembali harus menelan pil pahit setelah gagal mengamankan kemenangan dalam laga pekan ke-31 Liga 1 2025. Bertandang ke Stadion Brawijaya, Kediri, pada Senin (5/5/2025), skuad Bajol Ijo hanya mampu bermain imbang 3-3 melawan tuan rumah Persik Kediri. Hasil ini terasa menyakitkan lantaran Persebaya sempat unggul, namun harus kebobolan gol penyeimbang di penghujung pertandingan.
Pelatih Persebaya, Paul Munster, tak dapat menyembunyikan kekecewaannya usai laga. Ia menyoroti hilangnya fokus para pemain di menit-menit krusial yang berakibat fatal. “Kami menciptakan banyak peluang, ada sekitar 7-8 peluang gol. Namun, di detik-detik terakhir, kami kebobolan gol yang seharusnya tidak terjadi,” ungkap pelatih asal Irlandia Utara tersebut dengan nada kecewa.
Baca Juga: Malam Tahun Baru di Kediri, Peresmian Jalan Stasiun dan 2.000 Porsi Pecel Gratis
Meskipun secara statistik Persebaya menunjukkan efektivitas dengan 14 percobaan tembakan dan 8 di antaranya tepat sasaran, berbanding 9 peluang dan 5 tembakan tepat sasaran milik Persik, keunggulan tersebut nyatanya tak cukup untuk membawa pulang tiga poin. “Kami sangat kecewa karena mentalitas kami adalah untuk menang. Pertandingan ini seharusnya bisa kami menangkan,” imbuh Munster.
Kekecewaan mendalam juga dirasakan oleh bek Persebaya, Kadek Raditya. Ia mewakili rekan-rekannya menyampaikan permintaan maaf atas hasil yang mengecewakan ini. “Mewakili seluruh pemain, saya meminta maaf atas hasil yang terjadi. Kami benar-benar terpukul dengan gol terakhir itu,” ujar Kadek dengan raut wajah menyesal.
Baca Juga: Hakim Tipikor Perintahkan Camat Papar dan Purwoasri Kembalikan Uang Suap Perangkat Desa Kediri












