Sementara Kepala Humas Polisi Resort Kota Pasuruan, AKP Endy Purwanto, ketika dihubungi mengkonfirmasi bahwa kasus ini telah dieksplorasi. “Kasus dugaan perselingkuhan dan perzinahan masih diselidiki oleh polisi,” kata Endy.
Endy menjelaskan, kepala desa dan penduduk menangkap kepala desa di rumahnya dengan seorang pria yang juga salah satu pejabat desa. “Suami dan penduduk menggrebek rumah itu, dan menangkap mereka di kamar. Diduga mereka akan melakukan hubungan intim,” jelas Endy.
Pria selingkuhan Bu Kades, menurut Endy segera melarikan diri ke depan rumah. Sementara itu, Ibu Kades melarikan diri melalui belakang. Warga sekitar dan kepala desa segera menangkap pria itu. “Dan dia diayak oleh massa,” jelasnya.
Dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pejabat desa diamankan ke Kantor Polisi Kota Pasuruan. “Warga yang marah segera memukuli dia sampai mereka hancur,” jelasnya. Sementara itu, tentang kasus perselingkuhan Kades Wotgaleh dengan perangkat desa Wotgalih, masih ditangani pihak reserse Polres Pasuruan Kota.












