Bondowoso, Memo
Anggota Komisi IV DPRD Bondowoso, Ali Mansur, mendesak peningkatan pengawasan terhadap siswa menyusul dugaan kasus penusukan antarsiswa di salah satu SMP negeri di Bondowoso. Menurutnya, insiden ini menjadi bahan introspeksi bagi orang tua dan pihak sekolah.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
“Dengan kejadian ini, kita harus introspeksi bahwa pengawasan, baik dari orang tua maupun sekolah, perlu ditingkatkan. Citra pendidikan di Bondowoso harus dimaksimalkan, karena kejadian seperti ini bisa saja terulang,” ujar Ali Mansur pada Kamis (21/8/2025).
Ia menekankan pentingnya peningkatan pendidikan karakter sejak dini untuk mencegah meluasnya kasus kekerasan di lingkungan sekolah.
Peran Aktif Orang Tua dan Guru
Mansur menyoroti peran penting orang tua dan guru dalam pengawasan siswa. “Pengawasan orang tua, pergaulan, dan pendidikan karakter harus benar-benar dijaga. Guru juga harus waspada, memeriksa bekal, buku, atau barang bawaan siswa secara berkala,” tegasnya.
Ia menyebut, insiden ini adalah “tamparan keras” bagi semua pihak karena pelakunya masih duduk di bangku SMP. Artinya, pendidikan dari orang tua dan sekolah harus ditingkatkan secara menyeluruh. “Tidak cukup hanya memastikan siswa masuk sekolah, tapi tingkah lakunya juga harus diawasi,” kata legislator dari PKB itu.
Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap
Ke depannya, DPRD Bondowoso berencana berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, tokoh agama, dan masyarakat. “Semua harus terlibat memberikan pembelajaran terbaik kepada anak, agar hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi,” pungkasnya.












