Example floating
Example floating
Birokrasi

DPR Soroti Ekosistem Politik! Pemicu Pelanggaran Etik di Pemilu Terungkap

Avatar
×

DPR Soroti Ekosistem Politik! Pemicu Pelanggaran Etik di Pemilu Terungkap

Sebarkan artikel ini

MEMO – Ketua Komisi II DPR, Rifqinizamy Karsayuda, menyoroti ekosistem politik yang dianggap turut andil dalam mendorong pelanggaran etik oleh penyelenggara Pemilu. Pernyataan ini disampaikan dalam menanggapi peluncuran Indeks Kepatuhan Etik Penyelenggara Pemilu (IKEPP) 2024, yang dirilis oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Indeks ini merupakan hasil pemantauan DKPP sepanjang pelaksanaan Pemilu 2024, dengan fokus pada tingkat kepatuhan etik para penyelenggara. Rifqinizamy menegaskan bahwa dinamika politik yang kompleks, sering kali bernegosiasi dengan aturan, membuat para penyelenggara Pemilu terjebak dalam dilema etik.

Baca Juga: Reses M Hadi DPRD Jatim Asal Golkar Temukan Keluhan Warga Atas Kurang Singkronnya Kebijakan Walkot Kediri dengan Kadis

“Ekosistem politik kita kerap kali mengabaikan aturan, melakukan tawar-menawar regulasi, hingga berusaha melobby serta menegosiasikan aturan yang ada. Hal ini tentu membawa risiko besar bagi para penyelenggara Pemilu, yang bisa terseret dalam pelanggaran etik,” ujar Rifqinizamy dalam sambutannya pada peluncuran IKEPP DKPP 2024 di Jakarta, Kamis (30/1/2025).

Lebih lanjut, Rifqinizamy juga mengkritisi kinerja DKPP, yang menurutnya kurang optimal dalam menjalankan tugas pengawasan etik dan integritas penyelenggara Pemilu.

Baca Juga: Sengketa Proyek Alun-alun Masuk Babak Baru, Selisih Pembayaran Rp 9 M Lebih  Ditolak Kontraktor, begini pernyataan Kadis PUPR Kota Kediri

“DKPP bukan hanya berperan sebagai lembaga yang menjatuhkan sanksi terhadap pelanggaran etik, tetapi juga harus membangun budaya kepatuhan etik melalui pembinaan kepada seluruh penyelenggara Pemilu,” ungkap politisi Partai NasDem itu.