Example floating
Example floating
Peristiwa

Dorong Kemandirian Pangan, Polres Lamongan Gandeng Petani Tanam Jagung di Lahan Tidur

Ferdi Ragil
×

Dorong Kemandirian Pangan, Polres Lamongan Gandeng Petani Tanam Jagung di Lahan Tidur

Sebarkan artikel ini

Lamongan, Memo

Polres Lamongan bersama petani, Pemerintah Kabupaten Lamongan, serta PT Nikos Jaya Benih Unggul memulai penanaman jagung di atas lahan seluas 10 hektare di Desa Kedali, Kecamatan Pucuk, Kamis (31/7/2025). Langkah ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antarinstansi dalam mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan yang selama ini tidak produktif.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

Kapolres Lamongan, AKBP Agus Dwi Suryanto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan respons atas arahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memperkuat sektor pertanian nasional.

“Ini bukan hanya simbolis, tapi bagian dari program berkelanjutan untuk mendorong kemandirian pangan. Kami tindak lanjuti arahan Presiden untuk meningkatkan produksi pertanian,” jelasnya.

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Menurut Agus, kerja sama antara polisi, petani, pemerintah daerah, dan perusahaan benih ini mampu mempercepat distribusi kebutuhan pertanian, seperti benih dan pupuk. Untuk tahap awal, sebanyak 100 kilogram benih jagung disalurkan, dengan target produksi mencapai 8 hingga 10 ton per hektare. Distribusi tersebut akan disesuaikan dengan pola tanam di lapangan.

Ia menambahkan, selain fokus pada komoditas jagung, pihaknya juga akan memperluas upaya ini ke tanaman lain seperti padi dan palawija. Salah satu metode yang akan diterapkan adalah sistem tumpangsari di lahan hutan produksi, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga: Duka Bencana Petang Di Kepuhkembeng Jombang Puting Beliung Rusak Rumah Musala Dan Warung Kopi Hingga Warga Alami Trauma

“Kami ingin pemanfaatan lahan tidak hanya produktif, tapi juga berkelanjutan. Lamongan punya banyak potensi pertanian yang belum tergarap maksimal,” ujarnya.

Ia mencontohkan wilayah Kecamatan Solokuro yang mampu memanen jagung tiga kali dalam setahun. Potensi tersebut akan terus dikembangkan lewat sinergi lintas sektor.

Kapolres juga membuka peluang bantuan benih dan pupuk bagi wilayah lain yang memiliki kesiapan dan komitmen untuk mengembangkan pertanian, dengan koordinasi lintas lembaga.

Sementara itu, Manajer PT Nikos Jaya Benih Unggul, Nurkan, menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut. Pihaknya menyediakan benih jagung unggul jenis N137 Piton yang diklaim tahan terhadap cuaca ekstrem dan serangan hama bulai.

“Benih ini terbukti cocok ditanam di lahan kering dan tetap menghasilkan panen optimal. Kami berharap melalui kolaborasi ini, hasil pertanian masyarakat semakin meningkat,” tuturnya.