“Sempat menjalani perawatan selama 4 hari di ruang isolasi khusus, karena Covid-19,” katanya, Senin (14/3/2022).
Dijelaskan dia, ayahnya memiliki komorbid atau penyakit penyerta. Ditambah, almarhum belum pernah disuntik vaksin.
Dengan meninggalnya dokter Urip, maka jumlah dokter di Surabaya yang meninggal akibat Covid-19 bertambah. IDI Surabaya mencatat, jumlah dokter yang meninggal Covid-19 sudah berjumlah 20 orang.












