Example floating
Example floating
Daerah

Dokter di Medan Diduga Suntikkan Vaksin Kosong

A. Daroini
×

Dokter di Medan Diduga Suntikkan Vaksin Kosong

Sebarkan artikel ini

– Ikatan Dokter Indonesia (IDI) akan melakukan pembinaan kepada dokter G, vaksinator yang menyuntikkan vaksin kosong kepada salah seorang pelajar saat vaksinasi usia 6-11 tahun di Medan, Sumatera Utara.

Hal itu dikatakan Ketua IDI Medan, dr Wijaya, di Mapolres Belawan, Jumat (21/1/2022). Menurut Wijaya, apa yang dilakukan dokter G merupakan sebuah pelanggaran. “Selaku organisasi profesi kedokteran kita akan melakukan pembinaan secara internal,” sebutnya.

Namun menurut Wijaya, penyuntikan vaksin kosong, sejatinya tidak berbahaya. Apalagi sampai berakibat fatal. “Walaupun kesilapan itu terjadi, tidak berakibat fatal. Tidak berbahaya karena tidak ada zat berbahaya yang masuk ke tubuh anak,” terangnya.

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

“Saya bahkam sempat sampaikan juga melalui canda-candaan juga, alhamdulillah kita bersyukur juga, seandainya itu vaksinasi kosong, artinya tidak ada zat berbahaya masuk ke tubuh si anak tersebut,” tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, video yang menunjukkan vaksin kosong disuntikkan ke anak SD viral di jagad maya. Polisi pun turun tangan melakukan penyelidikan.

Baca Juga: H+2 Lebaran, Meski Ramai dan Padat Situasi Jalan Doho Termasuk Stasiun KA Kediri Tetap Lancar, Begini Penjelasan Polisi

Belakangan diketahui jika penyuntikan vaksin itu terjadi di salah satu SD di Medan. Tenaga vaksinatornya adalah dokter G. Dokter G pun sudah mengakui perbuatannya. Dia mengaku khilaf dan meminta maaf atas peristiwa tersebut.