Example floating
Example floating
Tekno Digi

DKI Jakarta Berada di Peringkat Terburuk Kualitas Udara Dunia!

Alfi Fida
×

DKI Jakarta Berada di Peringkat Terburuk Kualitas Udara Dunia!

Sebarkan artikel ini
DKI Jakarta Berada di Peringkat Terburuk Kualitas Udara Dunia!
DKI Jakarta Berada di Peringkat Terburuk Kualitas Udara Dunia!

MEMO

Kualitas udara DKI Jakarta pada Sabtu pagi mendapat peringkat keempat terburuk di dunia, dengan indeks AQI mencapai 163, menurut laporan dari Antara. Meskipun demikian, terdapat perbedaan pendapat dengan Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta yang menyatakan bahwa kualitas udara secara keseluruhan masih dalam kategori sedang.

Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik

Kualitas Udara DKI Jakarta: Fakta vs. Opini dalam Sorotan

Kualitas udara di DKI Jakarta menjadi yang keempat terburuk di dunia pada pagi Sabtu (4/5). Informasi yang dipublikasikan oleh Antara menyebutkan bahwa pada pukul 5.25 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta mencapai angka 163, dengan angka partikel halus (particulate matter/PM) 2,5.

Dengan angka tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa kualitas udara di DKI Jakarta termasuk ke dalam kategori tidak sehat.

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

Sementara itu, di peringkat pertama, AQI di Kathmandu (Nepal) mencapai angka 2026. Diikuti oleh Delhi (India) dengan angka 197 dan Chiang Mai (Thailand) dengan angka 170.

Tetapi, berbeda dengan hasil pantauan tersebut, Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta menyatakan bahwa secara keseluruhan kualitas udara di Jakarta berada pada kategori sedang.

Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele

Dengan kategori tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa kualitas udara tidak berpengaruh negatif terhadap kesehatan manusia, namun dapat memengaruhi tumbuhan yang sensitif serta nilai estetika lingkungan.

Beberapa wilayah yang terpantau antara lain Bundaran HI (86), Kelapa Gading (85), Jagakarsa (74), Kebon Jeruk (98), dan Lubang Buaya (88).

Kualitas Udara DKI Jakarta: Peringkat Terburuk di Dunia, Tapi Ada Perbedaan Pendapat

Meskipun indeks kualitas udara DKI Jakarta menempatkannya pada peringkat keempat terburuk di dunia, dengan angka AQI yang mencapai 163, menunjukkan bahwa udara di Jakarta termasuk dalam kategori tidak sehat pada Sabtu pagi. Sementara kota-kota seperti Kathmandu, Delhi, dan Chiang Mai meraih peringkat yang lebih buruk.

Namun, hasil yang sedikit berbeda didapatkan dari Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, yang menyatakan bahwa secara keseluruhan, kualitas udara di Jakarta masih termasuk dalam kategori sedang. Meskipun demikian, hal ini tidak mengurangi fakta bahwa kondisi udara di Jakarta perlu mendapat perhatian serius untuk menjaga kesehatan dan lingkungan hidup di ibu kota.