Sumenep, Memo |
Ditemukan suara bayi di tengah kebun jati di Pulau Seputi Kabupaten Sumenep, gegerkan warga di Desa Nyamplong, Gayam, Sumenep. Bayi itu dibuang oleh kedua orang tuanya. Ada suara jeritan bayi hingga warga berbondong mel,ihat kondisi bayi ditinggal sendirian di tengah hutan.
Baca Juga: BRI Buka Suara soal Kasus Mesin EDC, KPK Mengungkap Fakta Mengejutkan
Masyarakat Dusun Nyamplong, Kecamatan Gayam, Pulau Sepudi, Kabupaten Sumenep, digegerkan dengan ditemuinya bocah wanita di dalam dus. Bocah itu dibuang di ladang jati.
“ Bocah itu awal kali ditemui Mahyani( 45), masyarakat setempat, dikala hendak ke ladang kepunyaannya dekat ladang jati,” tutur Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti
Baca Juga: Sembunyian Aib, Camat Banyakan Hari Utomo Serahkan Uang Suap ke Kejaksaan
Beliau menarangkan, dikala melintas di ladang jati, Mahyani mendengar terdapat suara ratapan bocah. Sehabis dihampiri, nyatanya terdapat suatu dus sisa air mineral, yang berisikan seseorang bayi wanita. Mahyani setelah itu memberi tahu pada tetangganya, ialah Musahwan serta Hairul Fata.
“ Setelah itu mereka bawa bayi itu ke suster desa, tetapi sebab tidak ada di tempat, bayi itu dibawa ke Puskesmas buat memperoleh pemeliharaan,” jelas Widiarti.
Baca Juga: Menteri Imigrasi Diminta Pimpin Investigasi Dugaan Kekerasan Oknum Petugas Lapas Kediri
orok wanita dengan berat 3, 2 kilogram serta panjang 50 centimeter itu disaat ini sedang berada di Puskesmas buat memperoleh pemeliharaan intensif.“ Kita sedang melaksanakan pelacakan terkait siapa yang sampai hati membuang bocah itu. Kita sedang mengecek saksi- saksi,” papar Widiarti












