Example floating
Example floating
Agro

Distribusi Beras SPHP Dihentikan, Pedagang Solo Mengeluh Kelangkaan

Avatar
×

Distribusi Beras SPHP Dihentikan, Pedagang Solo Mengeluh Kelangkaan

Sebarkan artikel ini

MEMO – Dalam sebulan terakhir, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) semakin langka di pasar Kota Solo. Keberadaan beras yang biasanya disalurkan oleh Bulog ini bertujuan untuk menstabilkan harga di pasar, namun distribusinya kini dihentikan sementara.

Seorang pedagang beras di Pasar Legi Solo, Maryani, mengungkapkan bahwa kelangkaan beras SPHP kemasan 5 kg sudah berlangsung hampir 1,5 bulan. Menurut informasi yang diterimanya dari pihak Bulog, distribusi beras SPHP memang dihentikan sementara waktu.

Baca Juga: Berharap Agar Perum BULOG Bisa Aktif Menyerap Gabah Hasil Para Petani Indonesia

Maryani menyebutkan, “Biasanya kami mendapat pasokan dari Bulog sekitar 50-60 pack beras SPHP yang habis terjual dalam sepekan. Namun sekarang stoknya kosong dan kami hanya menjual beras premium seperti C4 Super, Rojo Lele, dan Menthik Wangi.”

Meski beras SPHP kosong, Maryani menyatakan bahwa stok beras lainnya, terutama jenis premium, masih aman dan harga beras secara keseluruhan stabil.

Baca Juga: Meski Masa Angkutan Nataru Berakhir, KAI Daop 7 Madiun Tetap Sediakan Diskon Tiket 30 Persen Masih Hingga 10 Januari 2026

Terpisah, Wakil Pimpinan Bulog Cabang Solo, Dicki Yusfarino, menjelaskan bahwa penundaan distribusi beras SPHP ini bukan berarti dihentikan, melainkan hanya ditunda sementara. Menurut Dicki, penundaan ini berkaitan dengan kebijakan Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang fokus pada pengadaan stok beras selama panen raya.

“Saat ini, Bulog fokus pada pengadaan beras sebanyak-banyaknya untuk memastikan pasokan pangan yang stabil,” ujar Dicki. Penundaan distribusi ini juga bertujuan untuk menjaga kestabilan harga beras di tingkat petani dan konsumen.

Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berhasil Tangkap Pelaku Pencuri Baut Rel di Blitar, Humas : Ini Kejahatan Serius