MEMO – Tiga wisatawan asal Kecamatan Pedan, Klaten, Jawa Tengah, nyaris kehilangan nyawa setelah terseret arus saat bermain air di Pantai Parangtritis, Bantul, pada Kamis (26/12/2024). Beruntung, berkat kesigapan petugas, ketiganya berhasil diselamatkan.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry, menjelaskan kejadian ini berlangsung sekitar pukul 10:00 WIB. Peristiwa bermula ketika rombongan wisatawan, yakni JS (53), WI (12), dan YR (17), memutuskan untuk bermain air di pantai ikonik tersebut.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
“Salah satu wisatawan, WI, saat itu bermain air di dekat kawasan palung Parangtritis. Namun, tiba-tiba dia terseret arus ke tengah,” ujar Jeffry.
Melihat situasi tersebut, JS dan YR mencoba memberikan pertolongan. Namun, alih-alih menyelamatkan, keduanya justru ikut terseret arus ke tengah palung.
“JS dan YR berusaha menolong WI, tetapi mereka tidak berhasil. Malah, keduanya ikut terseret arus balik ke tengah laut,” imbuhnya.
Untungnya, petugas dari SAR Satlinmas Istimewa Wilayah 3 dan Ditpolairud Polda DIY yang berjaga di sekitar lokasi segera bertindak. Mereka berhasil mengevakuasi ketiga korban dan membawanya ke pos SAR Parangtritis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap
“Kami bersyukur ketiganya selamat. Melalui kejadian ini, kami mengingatkan wisatawan untuk tetap waspada dan selalu mematuhi aturan serta arahan dari petugas,” kata Jeffry.
Palung pantai, yang menjadi lokasi insiden ini, merupakan cekungan dalam berbentuk huruf “V” di dasar laut. Palung semacam ini terbentuk akibat pergerakan lempeng tektonik, di mana kerak samudra tua terdorong di bawah lempeng lainnya. Palung di Parangtritis sering kali menjadi titik berbahaya bagi para pengunjung yang tidak waspada.












