MEMO, Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya menyoroti pentingnya deteksi dini penyakit kanker tulang sebagai langkah awal dalam penanganan yang efektif.
Meskipun penyebab dan cara pencegahan kanker tulang masih belum dipahami sepenuhnya, mengenali gejala awal menjadi kunci utama untuk memberikan perawatan medis yang tepat pada tahap awal.
Baca Juga: Arus Balik Libur Nataru 2025/2026, Berikut Beberapa Stasiun KA Yang Jadi Favorit Penumpang
Mengapa Deteksi Dini Kanker Tulang Sangat Penting
Profesor Ferdiansyah dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya menekankan pentingnya mendeteksi dini penyakit kanker tulang. Karena penyebab dan cara pencegahannya belum diketahui secara pasti.
Gejala Kanker Tulang yang Perlu Diwaspadai
“Deteksi dini adalah yang paling penting. Karena kita belum mengetahui cara pencegahan dan penyebabnya,” kata Ferdiansyah pada hari Selasa (4/7/2023).
Baca Juga: Refleksi Akhir Tahun 2025, LDII Kota Kediri Ajak Tingkatkan Kualitas Diri Menuju 2026
Menurut Ferdiansyah, kebanyakan pasien kanker tulang di Indonesia baru mencari perawatan medis di rumah sakit ketika tumor sudah membesar. Dia menambahkan bahwa penanganan kanker tulang yang sudah parah memerlukan fasilitas diagnosis dan perawatan yang lengkap, sehingga biayanya pun menjadi mahal.
Oleh karena itu, penting untuk mendeteksi kanker tulang lebih awal agar dapat segera mendapatkan perawatan medis. Hal ini akan menghindarkan biaya yang besar dan mencegah penyebaran kanker ke seluruh tubuh.
Baca Juga: Rangkaian Musda VII LDII Kota Kediri tahun 2025, Upayakan Peningkatan Kapasitas Pemuda
Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Ahli Bedah Ortopedi Indonesia (PABOI) menjelaskan bahwa langkah deteksi dini kanker tulang adalah dengan mengenali gejalanya. Jika gejala tersebut muncul, segera cari bantuan dari dokter.
“Gejala penyakit kanker tulang termasuk munculnya benjolan yang disertai rasa nyeri yang tidak hilang meskipun telah diobati. Gejala lainnya adalah adanya benjolan. Segera cari pertolongan medis ketika gejala-gejala ini muncul,” ujarnya.












