Example floating
Example floating
BirokrasiDaerahHukumKEDIRI RAYAMotivasiPemerintahanPeristiwa

Dandim 0809/Kediri Minta Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Penghubung Antara Desa Keling dengan Desa Klampisan Kecamatan Kepung Cepat Selesei

Hamzah Jurnalis
×

Dandim 0809/Kediri Minta Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Penghubung Antara Desa Keling dengan Desa Klampisan Kecamatan Kepung Cepat Selesei

Sebarkan artikel ini

KEDIRI, MEMO – Setelah menunggu bertahun-tahun, akhirnya jembatan yang ada di Dusun Ringinagung ,Desa Keling ,Kecamatan Kepung menghubungkan dengan Desa Klampisan dalam waktu cepat akan segera dimanfaatkan.

Pembangunan jembatan dibangun melalui program Jembatan Gantung Perintis Garuda, oleh Kodim 0809 / Kediri.

Baca Juga: Dandim 0809/Kediri Kini Dikomandoi Letkol Dhavid Nur Hardiansyah, Siap Amankan Proyek Strategis Nasional

Komandan Kodim 0809/Kediri Letkol Inf. Ragil Jaka Utama saat meninjau lokasi menyampaikan jembatan gantung perintis Garuda yang berlokasi di Dusun Ringinagung, Desa Keling tersebut sangat vital dan strategis dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat di sektor ekonomi.

“Selain menjadi akses transportasi hasil pertanian yang vital juga akses ini membantu warga menjual maupun membeli hasil panen,”ucapnya, Senin (29/12/2025).

Baca Juga: Koramil 02/Pesantren Kodim 0809 Kediri Sambangi Gereja Pastikan Rasa Aman Beribadah Natal 2025 dan Sambut Tahun Baru 2026

Sebelumnya, Letkol Inf Ragil Jaka Utama menyatakan, jika pembangunan jembatan gantung ini merupakan bagian dari bentuk program bantuan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang difokuskan untuk penguatan infrastruktur pedesaan.

“Tentu berguna mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil,”tandasnya.

Baca Juga: Warga Tiron Banyakan Kediri Demo Tuntut Transparasi Tukar Guling Tanah Kas Desa Terdampak Jalan Tol Tulungagung - Kediri

Selain itu masih menurut Dandim Jaka, kegiatan ini akan memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat, dan meningkatkan kesejahteraan dengan menyediakan akses vital bagi mobilitas warga, terutama pelajar, petani, serta akses ke pasar dan fasilitas kesehatan.