Example floating
Example floating
Infobis

Curhat Pengusaha Warteg Soal Kabar Pengrajin Tahu-Tempe Mogok Produksi

A. Daroini
×

Curhat Pengusaha Warteg Soal Kabar Pengrajin Tahu-Tempe Mogok Produksi

Sebarkan artikel ini
Curhat Pengusaha Warteg Soal Kabar Pengrajin Tahu-Tempe Mogok Produksi

Para pengusaha warteg mulai cemas saat dikabarkan bahwa para pengrajin tahu dan tempe akan mogok berproduksi. Aksi mogok tersebut merupakan respons dari tingginya harga kedelai di pasar. Padahal, tahu dan tempe merupakan bahan makanan yang wajib tersedia dalam menu warteg.

“Kami dikasih tahu minggu depan, mulai Senin sampai Rabu mogok produksi. Artinya dari Senin, Selasa, Rabu, nggak ada (tahu dan tempe),” kata Ketua Koordinator Warteg Nusantara (Kowantara) Mukroni saat dihubungi oleh JawaPos.com, Sabtu (19/2).

Baca Juga: Tiket Kereta Api Masih Tersedia!! Daop 7 Madiun Beri Diskon Klas Eksekutif Saat Arus Balik Lebaran H+5

Mukroni mengaku, meski hingga saat ini harga tahu dan tempe belum ada kenaikan namun perlu diwaspadai juga oleh para pedagang kecil seperti warteg dan pedagang gorengan. Mukroni menyebut, jika nanti harga tahu dan tempe menjadi mahal, maka para pedagang mungkin akan menyiasatinya dengan memperkecil ukuran. Sebab, tidak mungkin warteg menaikkan harga jual ke pelanggan.

“Kasihan pedagang dari kondisi mengencangkan ikat pinggang. Kita mau menaikkan juga nggak bisa jadi siasati mengecilkan dan menipiskan ukuran seukuran ATM,” tuturnya.

Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berikan Program “Silaturahmi” Diskon Hingga 20 Persen untuk Kelas Eksekutif

Menurutnya, makanan lauk-pauk yang disediakan di warteg umumnya menyesuaikan daya beli pelanggan. Sehingga menu bahan baku tahu dan tempe yang ada pada sayuran maupun gorengan wajib ada. Sebab saat ini untuk menyediakan menu daging peminatnya kurang.