Example floating
Example floating
Metropolis

Covid Merajalela, Sehari Petugas Ini Makamkan 11 Jenazah

A. Daroini
×

Covid Merajalela, Sehari Petugas Ini Makamkan 11 Jenazah

Sebarkan artikel ini
Covid Merajalela, Sehari Petugas Ini Makamkan 11 Jenazah
Covid Merajalela, Sehari Petugas Ini Makamkan 11 Jenazah

Malang, Memo

Kerja ekstra keras harus dijalani para petugas pemakaman jenazah yang terpapar COVID-19 di Kota Malang. Mengingat, dalam beberapa hari terakhir jumlah pasien yang meninggal akibat COVID-19 mengalami peningkatan.

Baca Juga: Pemulihan Ekonomi Indonesia di Tengah Pandemi Covid-19: Upaya Pemerintah dan Realisasi Anggaran

Bahkan, dalam sehari petugas pemakaman khusus untuk jenazah yang terpapar COVID-19 ini, harus memakamkan sampai 11 jenazah. Kondisi ini tentunya membuat para petugas pemakaman ini rentan terpapar COVID-19 .

Risiko tinggi tertular COVID-19 tersebut, ditempuh para petugas pemakaman agar bisa memakamkan jenazah-jenazah COVID-19 secara layak. Protokol kesehatan mereka terapkan secara ketat, namun masih ada saja petugas pemakaman yang harus dirawat di rumah sakit akibat terpapar COVID-19 .

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

Anggota tim pemulasaran jenazah COVID-19 Kota Malang, yang juga anggota polisi di Polresta Malang Kota, Panitbintibmas Satbinmas, Aiptu Tri Sulistiyo menyampaikan, sejak awal pandemi COVID-19 sudah 1.408 pemakaman dengan protokol kesehatan dilakukan.

“Saat ini, totalnya ada 21 petugas gabungan dari BPBD, PSC, Polri, dan juga petugas dari UPT Pemakaman Pemkot Malang, yang setiap harinya berisiko tinggi karena berinteraksi langsung dengan jenazah COVID-19 ,” tuturnya.

Baca Juga: Cek Fakta Ramai Soal THR ASN Tahun 2026 Cair Awal Ramadhan Begini Kata Pemkab Lumajang Untuk Berikan Kepastian Bagi Pegawai

Terakhir, dia menyebutkan salah satu petugas pemakaman juga diketahui terpapar COVID-19 . Petugas tersebut telah menunjukkan gejala dalam dua pekan terakhir, dan kini tengah menjalani perawatan di RSSA Malang.

Untuk mengantisipasi petugas pemulasaran jenazah COVID-19 kelelahan, utamanya ketika jumlah jenazah yang dimakamkan banyak. Maka pemakaman dimulai siang hari. Petugas juga diberi waktu istirahat maksimal saat jam makan siang.