MEMO – Sambal Colo-Colo, kuliner khas Maluku yang telah diwariskan turun-temurun, menawarkan cita rasa unik yang memadukan pedas, segar, dan gurih dalam satu suapan. Berbeda dari sambal lainnya, Colo-Colo tidak diulek, melainkan dibuat dengan mencampurkan bahan-bahan segar yang dipotong kecil-kecil.
Sebagai pelengkap sempurna untuk ikan bakar, ayam goreng, hingga nasi hangat, sambal ini menghadirkan sensasi rasa yang menggoda selera. Bahkan, ada beberapa varian populer di Maluku, seperti Colo-Colo Lemon China, Colo-Colo Tomi-Tomi Campur Bagasang, hingga Colo-Colo Belimbing.
Baca Juga: Umi Sjarifah, Pemred Media Sudut Pandang Raih Anugerah INDOPOSCO atas Dedikasi Jurnalistik
Bahan Segar, Rasa Autentik
Dibuat dari cabai rawit, bawang merah, tomat, dan perasan jeruk nipis, Colo-Colo memberikan sensasi segar yang khas.
Tidak Diulek, Langsung Dicampur!
Berbeda dari sambal lain, Colo-Colo hanya diiris tipis dan dicampur tanpa perlu diulek, sehingga teksturnya tetap crunchy dan segar.
Baca Juga: Kecelakaan Tragis di Lokasi Bencana Longsor, Dua Polisi Terhimpit Truk Militer
Bisa Ditambah Kenari dan Kemangi
Agar lebih wangi dan khas, beberapa orang menambahkan kenari atau daun kemangi ke dalam sambal ini.
Bahan-bahan:
5 buah cabai rawit merah, iris tipis
2 cabai merah besar, iris tipis
2 siung bawang merah, iris halus
1 tomat merah, potong kecil-kecil
1 buah jeruk nipis, peras airnya
2 sdm kecap manis (opsional, sesuai selera)
½ sdt garam dan gula pasir
2 sdm minyak kelapa atau minyak panas
Daun kemangi atau kenari (opsional)
Baca Juga: Terdakwa Kasus Minyak Goreng Curhat Rumah Tangga Retak Akibat Pertanyaan Penyidik Kejagung












