Example floating
Example floating
Metropolis

Cerita Febri Hediana, niat melamar kerja “cleaning service” malah ditawari jadi polisi

A. Daroini
×

Cerita Febri Hediana, niat melamar kerja “cleaning service” malah ditawari jadi polisi

Sebarkan artikel ini
Cerita Febri Hediana niat melamar kerja cleaning service malah ditawari jadi polisi
Febri Andi Hediana (20) asal Surabaya ditawari menjadi anggota polisi saat melamar pekerjaan sebagai cleaning service atau petugas jasa layanan kebersihan di Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jawa Timur.Febri di Mapolda Jatim, Surabaya, Senin, menceritakan awal mula dirinya melamar pekerjaan sebagai petugas kebersihan, kemudian justru ditawari oleh Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Jatim Kombes Polisi Asep Irpan Rosadi untuk mendaftar menjadi anggota polisi.

“Tanggal 26 Januari 2022, saya melamar pekerjaan sebagai cleaning service di Polda Jatim, tepatnya di Direktorat Pembinaan Masyarakat. Saya bertemu Dirbinmas Kombes Polisi Asep Irpan Rosadi untuk memastikan apakah diterima atau tidak,” katanya.

Baca Juga: YAKUZA MANEGES Den Gus Thuba dengan Tokoh Ormas / LSM Besar di Indonesia Gelar Pertemuan Tertutup Tempati Ruang Khusus Kasatreskrim Polrestabes Surabaya

Saat wawancara, Febri ditanya mengenai keahlian yang dimiliki oleh Kombes Asep dan Febri menjawab bahwa dirinya lulusan sebuah pondok pesantren sehingga bisa membaca dan hafal Alquran.

Febri diterima menjadi petugas kebersihan di Direktorat Pembinaan Masyarakat Polda Jatim dan ditawari menjadi polisi. Percakapan Febri dengan Kombes Asep ada yang merekam dan diunggah ke media sosial hingga menjadi viral.

Baca Juga: Jelang Munas X LDII April 2025, Menteri Fadli Zon Minta LDII Perkuat Kebudayaan

“Saat ditawari menjadi polisi saya jawab insyaallah karena belum tentu besok bisa melewati tes itu,” katanya.

Ia menyatakan niatnya melamar hanya ingin bekerja sebagai petugas kebersihan, tidak ada yang lain. “Saya senang, saya cuma di sini ingin jadi cleaning service, tidak ada niatan lain,” ucapnya.

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu