Ide pakai topeng ini ternyata buat ngasih gambaran ke siswa tentang pentingnya kejujuran, biar nggak ‘bermuka dua’ alias nggak curang pas ujian. Reaksi murid-murid pun seru banget—ada yang seneng, ketawa, bahkan jadi tambah semangat ngerjain soal. Terbukti nilai-nilai Matematika mereka juga bagus-bagus, lho.
Topengnya juga nggak dipakai selama ujian berlangsung, cuma di awal dan akhir sekitar 10 menit aja. Yusuf bilang, niat penggunaan topeng ini sangat bagus karena bisa melatih karakter jujur dan ini nggak cuma pas ujian aja, tapi di semua proses belajar-mengajar.
Menurut Yusuf, banyak cara kreatif yang guru-guru pakai buat ngajarin murid, mulai dari pakai topeng, boneka, wayang, sampe media audio-visual. “Intinya, para guru ingin bikin kelas yang nyaman dan menyenangkan buat semua murid,” tutup Yusuf.












