Example floating
Example floating
Life Style

Ini Cara Memotong Kuku yang Benar dan Manfaatnya

A. Daroini
×

Ini Cara Memotong Kuku yang Benar dan Manfaatnya

Sebarkan artikel ini
Ini Cara Memotong Kuku yang Benar dan Manfaatnya

Maka dari itu, gunting kuku dengan arah lurus, sehingga potongan pada ujung kuku terlihat seperti persegi, bukan oval. Hindari pula memotong sisi-sisi kuku hingga membentuk lengkungan.

Kamu juga tidak perlu khawatir akan merasakan sakit ketika kuku dipotong karena kuku terbuat dari sel-sel mati yang mengeras. Dengan begitu, tidak ada jaringan saraf yang terbentuk di dalamnya, sehingga tidak menimbulkan rasa sakit.

Baca Juga: Waspada Kesehatan Kasus Leptospirosis Naik di Awal 2026 Musim Hujan Jadi Faktor Utama Penyebaran Bakteri Kencing Tikus di Jawa Timur

3. Hindari memotong terlalu pendek

Salah satu penyebab cantengan yang paling sering terjadi adalah memotong kuku terlalu pendek. Kuku yang terlalu pendek dapat menekan ke dalam dan tumbuh di dalam kulit. Alangkah baiknya sisakan sedikit bagian putih kuku sepanjang 1-2 milimeter agar terhindar dari cantengan dan infeksi.

4. Tidak memotong kutikula kuku

Kutikula kuku adalah lapisan kulit mati berwarna putih yang mengelilingi sisi-sisi kuku. Pada saat melakukan manicure dan pedicure di salon, terapis mungkin juga memotong kutikula  agar kuku terlihat panjang dan langsing.

Baca Juga: Fakta!!! Penumpang Daop 7 Madiun Meningkat 4,6 Persen pada Masa Nataru 2025/2026 Dibanding Tahun Sebelumnya

Umumnya, kutikula dilepas dengan merendam kuku terlebih dahulu di baskom berisi air hangat. Hal ini bertujuan agar kutikula kuku melemas dan lebih mudah dipotong.

Meski begitu, beberapa dokter spesialis kulit sepakat bahwa kutikula sebenarnya tidak perlu dihilangkan. Memotong kutikula kuku justru dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan, seperti infeksi jamur kuku yang dapat menyebabkan cantengan.

Baca Juga: Humas KAI Daop 7 Madiun Himbau Penumpang Datang di Stasiun Lebih Awal Agar Terhindar Macet di Malam Pergantian Tahun

Jika kutikula kuku dilepas, kuku lebih rentan terinfeksi karena kulit kecil ini berfungsi sebagai pelindung kuku dari kuman atau bakteri yang masuk ke kulit. Setiap kuku mulai tumbuh dari kantong kecil yang berada di bawah kuku (matriks kuku), kutikula yang melindunginya dari infeksi. Selain itu, menggunting kutikula dapat menghambat pertumbuhan kuku, sehingga memicu kerutan, bintik-bintik, atau garis putih pada kuku.

Berapa kali memotong kuku harus dilakukan?

Rutin memotong kuku memang baik, tetapi terlalu sering dilakukan dapat menyebabkan kuku cepat rusak. Pada saat kuku digunting, kuku akan mengalami tekanan dan gesekan yang cukup keras. Bila dilakukan terlalu sering, kuku akan terus mendapatkan tekanan dan menjadi lebih rapuh dan kuku mudah patah.

Yang perlu diperhatikan adalah frekuensi memotong kukunya. Idealnya, perlu rutin gunting kuku setiap dua minggu sekali. Untuk anak-anak, sebaiknya potong kuku seminggu sekali mengingat pertumbuhannya yang lebih cepat.