-
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kediri mencatat pertumbuhan donasi yang sangat positif sepanjang tahun 2025.
-
Sinergi antara pemerintah daerah dan kesadaran masyarakat menjadi faktor kunci keberhasilan penghimpunan dana umat.
Baca Juga: Kejari Kota Kediri Mutasi, Theresia Tri Widorini Geser Berganti Rivo Chandra Makarupa
-
Dana ZIS yang terkumpul akan dialokasikan untuk berbagai program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi warga.
Strategi Optimalisasi Pengelolaan Dana Zakat Infak Sedekah
KEDIRI – Komitmen masyarakat KaKabupaten Kedirialam menyalurkan bantuan sosial melalui jalur resmi menunjukkan tren yang sangat menggembirakan sepanjang tahun 2025.
Baca Juga: DPRD Kota Kediri Desak Solusi Parkir Terpadu di Kawasan Stasiun Kediri Guna Cegah Kemacetan
Berdasarkan data terbaru, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kediri berhasil mencatatkan angka pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang jauh melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.
Keberhasilan ini mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap tata kelola keuangan umat yang trtransparan dan akuntabeli bawah binaan Pemerintah Kabupaten Kediri.
Baca Juga: Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana Lantik Pejabat Baru Guna Percepatan Kinerja Pemerintah
Melonjaknya perolehan dana ZIS tahun ini tidak lepas dari berbagai terobosan yang dilakukan oleh pengurus Baznas.
Salah satunya adalah perluasan kakanal pembayaran digitalang memudahkan para muzaki (pembayar zakat) dari kalangan milenial dan profesional untuk menyalurkan kewajibannya secara praktis. Selain itu, kampanye masif mengenai manfaat zakat untuk kemaslahatan lokal terbukti mampu menggerakkan hati masyarakat.
Bukan hanya dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), kontribusi dari sektor swasta dan masyarakat umum juga mengalami kenaikan yang cukup tajam dibandingkan periode tahun sebelumnya.
Bupati Kediri dalam berbagai kesempatan menekankan bahwa dana ZIS yang dihimpun memiliki peran krusial sebagai instrumen pendukung pembangunan daerah.
FAQ
Penyebab utamanya adalah meningkatnya kesadaran masyarakat, kemudahan akses melalui kanal digital, serta kuatnya sinergi antara Baznas dengan program Pemerintah Kabupaten Kediri.
Kontribusi utama berasal dari kalangan ASN di lingkungan Pemkab Kediri, pelaku usaha swasta, serta peningkatan partisipasi masyarakat umum.
Dana tersebut dialokasikan untuk berbagai program kemanusiaan, seperti perbaikan rumah tidak layak huni, beasiswa pendidikan, bantuan kesehatan, dan permodalan usaha bagi warga miskin.
Baznas Kabupaten Kediri menerapkan sistem pelaporan transparan dan rutin diaudit, serta berkoordinasi langsung dengan pemerintah daerah dalam pendistribusiannya.












