Ketua Majelis Hakim I Made Yuliada, menatap tajam ke Camat Tarokan Suharsono. Sambil memegang mikropon, Suharyono menjelaskan wanita yang dimaksud adalah istrinya. Saat itu, dia sedang sakit keras. ” Hingga saat ini, mengalami stroke,” katanya lirih, sambil menuturkan kata maaf.
Camat Tarokan mengaku, saat itu berada dalam kondisi terdesak. “Jujur saja, saat itu saya juga terdesak kebutuhan yang harus saya selesaikan yaitu maaf istri saya sakit dan sampai sekarang masih sakit (stroke). Pertimabangan lain karena Pak Herman Affandi menyampaikan bahwa itu syukuran, akhirnya saya terima. Kalau uang ini dianggap bermasalah saya siap mengembalikan.” katanya
Menanggapi hal itu, Ketua Majelis Hakim I Made Yuliada mengingatkan, “Kalau bapak seperti itu, menerima uang yang tidak benar, alangkah baiknya tidak usah bapak sampai berstatement seperti itu. Kembalikan saja langsung di sini (dalam persidangan) biar nanti tidak tambah panjang.” Camat Tarokan Suharsono menyampaikan bersedia dan akan mengembalikan.












