Dua dari empat orang penumpang yang tewas, kondisinya terjepit bodi bus yang ringsek. Jumlah korban meninggal dunia sementara empat orang. Semuanya langsung dievakuasi ke rumah sakit. Begitu juga dengan penumpang selamat juga dievakuasi ke rumah sakit.
Menurut Siswanto, saat kecelakaan terjadi, lokasi perlintasan tanpa palang pintu tidak terlihat penjaga perlintasan. Padahal biasanya ada dua warga setempat yang bergantian menjaga perlintasan. Sebab meski bukan jalan utama, arus lalu lintas di lokasi kejadian tergolong padat. “Saat kejadian tidak ada penjaga di lokasi perlintasan tanpa palang pintu,” kata Siswanto.
Insiden kecelakaan yang terjadi mengakibatkan arus lalu lintas di lokasi kejadian macet total. Sebab posisi bodi bus yang terlempar melintangi jalan. Saat ini proses evakuasi masih berlangsung.












