Example floating
Example floating
Home

Bupati Trenggalek Cedera Parah! Tetap Hadiri Pelantikan di Istana dengan Bertongkat

Avatar
×

Bupati Trenggalek Cedera Parah! Tetap Hadiri Pelantikan di Istana dengan Bertongkat

Sebarkan artikel ini

MEMO – Bupati Trenggalek terpilih, Muhammad Arifin, tetap menghadiri pelantikan kepala daerah serentak di Istana Kepresidenan meski mengalami cedera serius. Pada Kamis (20/2/2025), ia terlihat menggunakan tongkat bantu saat memasuki area Istana.

Arifin mengungkapkan bahwa cedera yang dialaminya disebabkan oleh insiden saat berolahraga, yang mengakibatkan ligamen pergelangan kakinya putus.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

“Iya, ini cedera akibat olahraga. Ligamen di pergelangan kaki saya putus, jadi harus pakai tongkat,” ujarnya.

Meskipun mengalami cedera yang cukup berat, Arifin tetap merasa bangga bisa menjadi bagian dari momen bersejarah dalam demokrasi Indonesia. Ia menyoroti bahwa pelantikan kali ini sangat spesial karena baru pertama kali dalam sejarah Indonesia, kepala daerah dilantik secara serentak di Istana Presiden.

Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap

“Ini adalah peristiwa bersejarah. Sejak Indonesia merdeka, baru kali ini pelantikan kepala daerah dilakukan secara serentak di Istana,” katanya.

Walau dalam kondisi tidak prima, Arifin tetap berupaya mengikuti seluruh rangkaian gladi bersih dan gladi kotor. Demi bisa berdiri selama prosesi pelantikan, ia mengonsumsi obat pereda nyeri dan antiinflamasi.

Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan

“Kemarin sudah dua hari ikut gladi. Bahkan di gladi pertama saya masih ikut jalan, tapi malamnya kaki malah bengkak. Jadi, persiapan saya cuma minum painkiller dan obat antiinflamasi supaya bisa berdiri lama,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menggunakan kursi roda selama acara berlangsung. Baginya, menghadiri pelantikan dengan berjalan kaki meski bertongkat adalah bentuk tekad dan tanggung jawabnya sebagai pemimpin daerah.