Dalam kesempatan itu, Rijanto juga memaparkan capaian produksi padi tahun 2024. Luas tanam tercatat 44.091 hektare dengan luas panen 38.734 hektare dan total produksi mencapai 254.999 ton Gabah Kering Panen (GKP).
Ia mendorong lahirnya petapetani yang inovatif, kreatif, dan adaptifhadap perkembangan teknologi.
Baca Juga: Sidak TKP2OM di Blitar Kota, Kapolres Pastikan Keamanan Produk untuk Masyarakat
Menurutnya, petani kini tidak dapat hanya mengandalkan cara-cara lama. Transformasi menuju pertanian modern perlu dilakukan melalui pemanfaatan alsintan, penerapan pertanian presisi, dan pendampingan intensif penyuluh pertanian.
Rijanto menegaskan bahwa bantuan alsintan merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Blitar untuk memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ekonomi daerah. Ia berpesan agar seluruh bantuan dimanfaatkan secara optimal, dirawat dengan baik, dan digunakan secara adil oleh anggota kelompok tani.
Sementara itu, Sugeng, perwakilan kelompok tani dari Kecamatan Selorejo, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterima.
Ia menyatakan komitmen kelompoknya untuk memanfaatkan alsintan secara maksimal demi peningkatan produksi pertanian.
Baca Juga: Siap Pimpin PKB Kota Blitar, Totok Beberkan Strategi Menuju 2029
“Semoga dengan adanya bantuan ini, pertanian di Kabupaten Blitar semakin maju dan sejahtera, serta Kabupaten Blitar semakin berdaya dan berjaya,” ujarnya.**












