“Penemuan ikan laut yang bisa hidup di air tawar ini telah membawa nama Blitar dikenal seantero negeri. Ikan mujair adalah kebanggaan daerah kita, dan sudah seharusnya kita terus menjaganya,” ujar Rijanto.
Bupati berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tidak melupakan nama Ikan Mujair, dan terus mempopulerkan nama Ikan Mujair yang menjadi salah satu kebanggaan di Kabupaten Blitar.
Baca Juga: Bos Wisata Kampung Coklat Beri THR kepada 7.000 Peserta Pengajian
“Jangan hanya berhenti pada cerita sejarahnya. Mujair harus kita dorong menjadi kekuatan ekonomi dan identitas Blitar. Ketika orang makan Mujair, mereka harus ingat Blitar,” ujarnya.
Haul ke-68 ditutup dengan tabur bunga. Bupati Rijanto menunduk khusyuk, menaburkan bunga, seakan memberi hormat pada rakyat kecil yang karyanya melampaui zaman. **
Baca Juga: Cegah Kasus Keracunan, Nurhadi Dukung Evaluasi dan Klasifikasi Dapur SPPG












