Example floating
Example floating
UMKM

Bunga Program Kredit Usaha Rakyat ( KURK ) Mikro Menjadi 7 %

A. Daroini
×

Bunga Program Kredit Usaha Rakyat ( KURK ) Mikro Menjadi 7 %

Sebarkan artikel ini

puspayoga-menkopukm

Jakarta, Memo.co.id

Baca Juga:   Hasil Sidak Mendadak Tinjau Pasar Larangan Khofifah Temukan Harga Komoditas Bahan Pokok Di Atas HET Dan Minta Satgas Pangan Segera Bertindak

Program KUR atau Kredit Usaha Rakyat dengan bunga yang rendah menjadi daya tarik bagai kalangan usaha ekonomi mikro untuk mengembangkan usaha. Tahun ini, pemerinth menurunkan bunga dari 22 persen menjadi 9 persen. Tahun depan, akan diturunkan lagi menjadi 7 persen.

Menteri KOperasi Usaha Keci Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, memastikan suku bunga rendah akan menghidupkan sektor riil dan pemberdayaan UMKM. ” Pencapaian yang akan kita utamakan bukan hanya sektor perdagangan saja, akan tetapi juga pada sektor pertanian, perikanan, peternakan dan lain sebagainya,” kata Menteri Puspayoga.

Baca Juga: Tindak Tegas Pedagang Nakal Sidak Jelang Ramadhan Satgas Pangan Polres Mojokerto Temukan Beras Dijual di Atas HET

Menteri UMKM itu menuturkan bunga kredit yang rendah juga dibarengi proses yang mudah bagi pelaku usaha mikro akan menjadi daya tarik tersendiri. Penambahan akses untuk mempermudah bagi pelaku usaha, juga dibarengi dengan upaya pemerintah dengan menambah jumlah lembaga keuangan yang menyalurkan kredit tersebut.

Sekarang ada 16 bank penyalur KUR diantaranya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank OCBC NISP Tbk, PT Bank Maybank Indonesia Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Bank Panin Tbk, PT Bank Artha Graha Tbk, PT Bank Sinarmas Tbk, PT BPD Bali, PT BPD Kalimantan Barat dan PT BPD Nusa Tenggara Timur

Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele

Kemenkop UKM, selain menggelontorkan program KUR juga menggulirkan program penyaluran dana bergulir yang disalurkan melalui lembaga khusus, yaitu Lembaga Pengelola Dana Bergulir – KUMKM. ” Kedua program tersebut terius bersinergi untuk menekan angka pengangguran di Indonesia. Kalau 1 UMKM yang mengajukan kredit murah dan merekrut 1 karyawan, bisa dibayangkan, berapa karyawan yang bisa bekerja dengan adanya program ini,” kata Puspayoga.(nu )