MEMO – Menjelang bulan suci Ramadan, Perum Bulog Cabang Nias memastikan bahwa pasokan bahan pokok, terutama beras, tetap tersedia dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan. Kepala Bulog Cabang Nias, Muhammad Khoiruddin, menyatakan bahwa saat ini terdapat 960 ton beras di dalam gudang, dengan tambahan 561 ton lainnya yang sedang dalam perjalanan menuju wilayah tersebut.
“Dengan jumlah stok yang ada, kita bisa menjamin ketersediaan beras hingga Mei mendatang. Saat ini, di gudang Bulog Gunungsitoli tersedia 960 ton beras, dan tambahan 561 ton sedang dalam perjalanan. Artinya, secara total kuantum beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai 1.481 ton. Semua stok ini diperkirakan akan tiba di gudang pada akhir Februari,” ungkap Khoiruddin dalam wawancaranya , Jumat (21/2/2025).
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
Tak hanya beras, Bulog Nias juga menyediakan beras premium dalam jumlah yang sesuai dengan permintaan masyarakat, yakni sekitar 20-30 ton. “Sebagian masyarakat lebih menyukai beras Bulog dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), tetapi ada juga yang mencari beras premium, jadi kami menyesuaikan dengan kebutuhan pasar,” tambahnya.
Sebagai lembaga yang bertugas menjaga stabilitas pangan, Bulog Nias juga memastikan bahwa masyarakat dapat mengakses bahan pokok dengan mudah. Selain beras, stok gula pasir pun dalam kondisi aman dengan jumlah 6,5 ton, serta minyak goreng sebanyak 3.800 liter.
Selain menjamin pasokan, Bulog juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga stabilitas harga di pasaran guna mengendalikan inflasi daerah. Jika terjadi lonjakan harga yang tidak wajar, Bulog siap bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menggelar operasi pasar agar harga tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.
“Saat ini kami juga sedang mengupayakan tambahan pasokan minyak goreng sekitar 64 ribu liter dari luar daerah. Mengingat kondisi geografis Kepulauan Nias, pasokan pangan memang banyak berasal dari luar wilayah,” jelasnya.
Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap
Bulog Nias tidak hanya fokus pada aspek komersial, tetapi juga menjalankan peran penting dalam menstabilkan harga bahan pokok. Dengan strategi yang diterapkan, Bulog berusaha memastikan harga pangan tetap kompetitif, adil bagi produsen, dan tetap terjangkau bagi masyarakat. Dengan demikian, harga yang wajar dan pasokan yang cukup dapat mendukung ketahanan pangan di wilayah Kepulauan Nias.












