Example floating
Example floating
Infobis

Budidaya Ikan KOI di Masa Pandemi, Pamong Desa Sentul Raih Untung

Avatar
×

Budidaya Ikan KOI di Masa Pandemi, Pamong Desa Sentul Raih Untung

Sebarkan artikel ini
Budidaya Koi Saat Pandemi, Sekdes Sentul Raup Untung Jutaan
Budidaya Koi Saat Pandemi, Sekdes Sentul Raup Untung Jutaan

Untuk pemasaran berlanjut Solikhudin, itu tidak terlalu sulit karena ada banyak perantara yang datang untuk membeli ikan. Harganya cukup bagus, untuk jenis ikan koi lokal SOWA ukuran 20-30 cm yang bertanggung jawab sebesar Rp. 10 ribu hingga Rp. 15 ribu per kepala.

“Harga itu untuk ikan koi lokal yang menata warna memudar karena pola warna dan jenis ikan Koi menentukan harga,” katanya.

Baca Juga: Pemerintah Salurkan Enam Program Bansos Serentak Mulai April 2026

Selama waktu ini biji ikan Koi dibawa dari luar daerah seperti Blitar dan Tulungagung. Di masa depan, Solikhudin akan membuat penetasan sendiri.

“Saya telah menyiapkan beberapa peternakan ikan Koi untuk penetasan sendiri,” katanya.
Untuk mendapatkan gaya warna yang baik dan bervariasi, induk Koi perempuan harus dilintasi dengan berbagai pola dan warna.

Baca Juga: Strategi Efisiensi Energi Pemerintah Lewat Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat

“Satu coi wanita dapat dilintasi atau disilangkan dengan tiga pejantan yang punya variasi warna yang baik, dan kemudian benih yang dihasilkan akan seperti pejantannya,” kata pria yang mulai melihat budidaya lele putih.