MEMO – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengirimkan bantuan logistik untuk warga yang terdampak bencana angin puting beliung di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Bantuan tersebut berupa paket makanan dan kebutuhan darurat, yang mulai didistribusikan sejak Jumat (7/2/2025).
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya pada Sabtu (8/2/2025), menegaskan bahwa tim gabungan telah berada di lokasi sejak kemarin untuk menyalurkan bantuan langsung kepada para korban.
Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap
“Tim gabungan di Luwu sudah mulai mendistribusikan bantuan logistik sejak Jumat kemarin kepada warga yang terdampak bencana,” ujarnya.
Abdul juga memastikan bahwa dalam peristiwa angin puting beliung yang menerjang Kecamatan Larompong Selatan dan Lamasi Timur, tidak ada laporan mengenai korban jiwa. Namun, dampaknya cukup signifikan, dengan 50 kepala keluarga (KK) yang terdampak akibat bencana tersebut.
Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan
Saat ini, semua warga terdampak tengah berada dalam pendampingan tim petugas gabungan, yang terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu untuk memastikan kebutuhan darurat mereka terpenuhi.
Selain memberikan bantuan logistik, tim BPBD Luwu juga melakukan pendataan terhadap dampak bencana, terutama terkait kerusakan bangunan. Berdasarkan laporan sementara, 50 rumah terdampak, dengan rincian:
Baca Juga: Pengawasan Dana Desa: Hak & Kewajiban Aktif Masyarakat
1 rumah mengalami kerusakan ringan
3 rumah mengalami kerusakan berat
Upaya pemulihan terus dilakukan oleh tim gabungan, termasuk proses pembersihan puing-puing serta pengecekan kondisi rumah yang terdampak.
Dengan bantuan yang terus mengalir, diharapkan para korban bisa segera pulih dan kembali menjalani aktivitas normal mereka. Hingga kini, BNPB dan BPBD tetap berada di lokasi untuk memastikan seluruh kebutuhan warga terdampak bisa terpenuhi dengan baik.












