Blitar, Memo
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar mengambil langkah strategis jelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Empat cabang olahraga (cabor) dipastikan tidak akan mengirimkan atletnya dalam ajang bergengsi tersebut, yakni voli, bulu tangkis, golf, dan Ikatan Motor Indonesia (IMI).
Keputusan berat ini diumumkan langsung oleh Ketua KONI Kota Blitar, Sukardji. Menurutnya, langkah ini diambil setelah melalui evaluasi mendalam terhadap kesiapan para atlet dari masing-masing cabor. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas atlet belum memenuhi kriteria usia dan kemampuan yang dipersyaratkan untuk bersaing di level Porprov.
Baca Juga: Bupati Blitar Lepas Kontingen Porprov IX Jatim, Target 7 Besar
“Kalau di kejurda masih memungkinkan karena ada kategori kelompok umur. Tapi di Porprov tidak ada. Kami sudah berdiskusi dengan masing-masing pengurus cabor, dan mereka memahami kondisi ini,” ujar Sukardji kepada awak media, Kamis (8/5).
Lebih lanjut, Sukardji menjelaskan alasan spesifik di balik absennya masing-masing cabor. Untuk IMI, organisasi ini tergolong baru di Kota Blitar dan mayoritas atletnya masih berusia dini. Sementara itu, untuk cabor voli dan bulu tangkis, evaluasi prestasi pada Porprov sebelumnya juga belum menunjukkan hasil yang memuaskan.
“Ini jadi catatan penting untuk pembinaan ke depan,” imbuhnya, menekankan pentingnya pembenahan dan peningkatan kualitas pembinaan atlet di Kota Blitar.
Meskipun harus “merelakan” empat cabor absen, KONI Kota Blitar tidak lantas menurunkan target. Sukardji menegaskan bahwa pihaknya tetap optimis meraih hasil maksimal dari 18 cabor yang akan diberangkatkan ke Porprov 2025. Target ambisius pun dicanangkan, yakni mendongkrak peringkat Kota Blitar dari posisi 21 pada Porprov sebelumnya, minimal menembus 15 besar.
“Kami tetap pasang target tinggi supaya semua pihak punya semangat. Minimal bisa masuk 15 besar, syukur-syukur tembus 10 besar,” tegas Sukardji, menunjukkan semangat juang yang tetap membara meskipun dengan kekuatan yang sedikit “terpangkas”. Langkah strategis KONI Kota Blitar ini menjadi sinyal bahwa kualitas dan potensi medali menjadi prioritas utama dalam keikutsertaan mereka di Porprov Jatim 2025. Fokus pada pembinaan atlet usia dini dan peningkatan prestasi di cabor-cabor unggulan diharapkan menjadi kunci untuk mencapai target yang telah ditetapkan.












