Telkom telah meluncurkan dua jenis bisnis data center, salah satunya diberi nama Neucentrix, dan kabarnya bisnis ini mendapat sambutan positif. Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkom, mengungkapkan bahwa Neucentrix berada di tier 2 dan 3, tersebar di hampir semua provinsi di Indonesia.
Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Direktur Operasi KAI Lakukan Inspeksi Lintas di Wilayah Daop 7 Madiun
Ririek menyampaikan informasi ini dalam wawancara dengan Profit CNBC Indonesia pada Senin (20/11/2023). Menurutnya, terdapat sekitar 26-27 data center tier 2 dan 3 yang tersebar di hampir seluruh provinsi, dan Neucentrix menjadi populer sejak diresmikan.
Telkom juga memiliki data center berskala besar, salah satunya berlokasi di Cikarang, sementara yang lainnya sedang dalam persiapan pembangunan di Batam. Rencananya, Batam dipilih sebagai lokasi strategis untuk menarik pengguna tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga dari Singapura.
Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Inspeksi Keselamatan dan Pelayanan di Wilayah Daop 7 Madiun
Ririek menjelaskan, “Punya hyper scale di beberapa titik di Cikarang, akan bangun Batam. Di Batam bisa melayani domestik dan Singapura karena terbatas listriknya.”
Batam Jadi Fokus Ekspansi: Telkom Siap Menjadi Pemain Utama
Pengguna data center ini berasal dari tenant besar, dan menurut Ririek, mereka sudah mulai bergabung sejak pertengahan tahun 2023. Meskipun jumlahnya belum besar, kehadiran tenant besar ini telah memberikan dampak positif pada kinerja data center Telkom, khususnya di Cikarang.