Kediri, Memo
Dinas Sosial Kota Kediri mendukung komunitas Sambango dalam memberikan pelatihan keterampilan bagi eks-ODGJ di Kota Kediri. Kegiatan ini berlangsung di sekretariat Sambango, Kelurahan Banjarmlati, sejak Selasa (11/2) hingga Kamis (13/2).
Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Paulus Luhur Budi Prasetya, mengapresiasi inisiatif ini sebagai bagian dari inovasi pilar sosial, seperti TKSK, TRC Tagana, PKH, dan Karang Taruna.
“Selama ini, setelah mereka tenang dengan pengobatan, bagi eks-ODGJ yang tidak memiliki aktivitas, berisiko untuk kambuh. Program dari komunitas Sambango ini sangat bagus, hadir memberikan solusi untuk membekali mereka dengan keterampilan,” ujarnya.
Pelatihan ini diikuti oleh lima peserta perempuan (40-50 tahun) yang berasal dari tiga kecamatan di Kota Kediri. Disini para peserta mendapatkan pelatihan pembuatan aksesoris seperti gelang, tasbih, dan semacamnya dari manik-manik. Dimana seluruh media pelatihan gratis disediakan untuk para peserta.
Disisi lain, salah satu tantangan utama adalah sulitnya mengumpulkan peserta, karena kondisi mereka yang masih dalam tahap pemulihan. Selain itu, masalah transportasi juga menjadi kendala, terutama bagi peserta yang tinggal jauh. Untuk mengatasinya, relawan komunitas Sambango memfasilitasi penjemputan bagi peserta tersebut.
Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berikan Program “Silaturahmi” Diskon Hingga 20 Persen untuk Kelas Eksekutif
Sementara itu, ketua komunitas Sambango, Pipit Puji Rahayu, menjelaskan bahwa program ini bertujuan mengurangi stigma dan meningkatkan kemandirian eks-ODGJ melalui keterampilan ekonomi.
“Respon peserta sangat baik, meskipun ada tantangan seperti penglihatan salah satu peserta yang kurang baik, sehingga perlu pendampingan lebih dalam pelatihan. Kami juga bekerja sama dengan Bu Ervina (pengrajin handikraf) untuk pemasaran hasil karya mereka,” katanya.
Menariknya program pelatihan ini didanai secara swadaya oleh para anggota komunitas Sambango (±40 orang). Namun ke depan, tidak menutup kemungkinan Sambango akan berdiri menjadi sebuah yayasan agar dapat terus berkembang dengan cakupan yang lebih luas.
Sebagai informasi, berdasarkan data Dinas Sosial jumlah ODGJ di Kota Kediri tahun 2024 sebanyak 726 orang, sebagian besar dalam pengawasan keluarga. ( Kd – Kominfo)












