Example floating
Example floating
Jatim

Bendera Merah Berkibar di Perkampungan Padat, 1 Keluarga Mengungsi

A. Daroini
×

Bendera Merah Berkibar di Perkampungan Padat, 1 Keluarga Mengungsi

Sebarkan artikel ini
Bendera Merah Berkibar di Perkampungan Padat, 1 Keluarga Mengungsi
Bendera Merah Berkibar di Perkampungan Padat, 1 Keluarga Mengungsi

Malang, Memo

Bendera Merah Berkibar di Perkampungan Padat, 1 Keluarga Mengungsi .  Kasus penularan COVID-19 di Kota Malang, masih tinggi. Buktinya, sebuah perkampungan padat penduduk di Jalan Joyoraharjo Gang I RT 4 Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, hampir seluruh warganya terpapar COVID-19 .

Baca Juga: Tragis Balita Empat Tahun Tewas Tenggelam di Empang Gresik Saat Asyik Bermain Sendirian

Uniknya, bukan warga yang positif COVID-19 yang dievakuasi untuk diisolasi. Di kampung tersebut, warga yang negatif COVID-19 yang memilih untuk mengungsi keluar dari kampungnya, untuk mengantipasi penularan COVID-19 .

Salah satu keluarga yang mengungsi, adalah keluarga Zamroni (50). Dia sempat tiga hari mengungsi di sebuah kantin milik SD Negeri Dinoyo 2 bersama istri dan ketiga anaknya. “Kampung saya ditutup total sejak dua hari setelah perayaan Idul Adha,” tuturnya.

Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berikan Program “Silaturahmi” Diskon Hingga 20 Persen untuk Kelas Eksekutif

Dia menyebutkan, dari 14 rumah yang ada di Jalan Joyoraharji Gang I tersebut, hanya lima rumah saja yang tidak terpapar COVID-19 . Sayangnya, warga yang terpapar COVID-19 masih banyak yang abai melakukan isolasi mandiri, sehingga membuat was-was warga yang tidak terpapar COVID-19 .

“Setiap hari kami dihinggapi rasa cemas, karena warga yang terpapar COVID-19 tetap dengan santainya mondar-mandir di luar rumah. Karena kawatir, tiga dari lima keluarga yang belum terpapar COVID-19 memilih mengungsi, termasuk keluarga saya,” tuturnya.

Baca Juga: H2+1 Lebaran 1447 H Daop 7 Madiun Catat Berangkatkan Lebih  17 Ribu Penumpang Dihimbau Bawa Bagasi Sesuai Aturan

Selama sebelum mengungsi, dia mengaku sangat kawatir dengan kesehatan keluarganya , karena selalu berada di dalam rumah, sementara dirinya harus keluar rumah untuk bekerja di Kota Batu.